The Addams Family: Membawa Pesan Aktual, Penceritaan Kurang Andal

Terasa ringan, tanpa emosi tajam, dan ekspres dalam menyelesaikan konflik. Itulah The Addams Family.

Diterbitkan 22 Oktober 2019, 06:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Di sana ia berteman dengan Parker (Elsie Fisher) yang kerap dirundung teman-temannya. Parker adalah anak pembawa acara layar kaca, Margaux Needler (Allison Janney). Margaux rupanya punya rencana untuk merenovasi kediaman keluarga Addams. Di balik niat baiknya, tersimpan motif tertentu.

Awalnya Dinamis, tapi...

Bahwa film ini kalah dari Joker di tangga box office, bagi kami, itu persoalan lain. Film bagus kalau dirilis di saat yang tidak pas juga bisa flop di pasar. Kandasnya mimpi The Addams Family untuk jadi yang terlaris bukan faktor tanggal rilis semata. Film ini punya problem di struktur cerita.

Dimulai dengan konflik manusia versus monster. Tak masalah. Mengingat, 15 menit pertama The Addams Family bergulir dinamis. Masalah muncul setelah keluarga Addams tiba di kediaman baru. Penceritaan menjadi statis dan terkesan asyik sendiri.

Anak-anak bersekolah, berlatih, dan beradaptasi dengan hunian baru. Plot berkutat ke itu-itu saja sementara kita tak pernah melihat Morticia dan Gomez berproses atau bekerja. Sejumlah tokoh lain hadir untuk mengisi kekosongan.

Karakter Ibu Gomez (Bette) misalnya, hanya datang untuk menengok dan tidak memberi latar yang lebih jernih terkait komunitas monster. Uncle Fester (Nick Kroll) pun hanya jadi sasaran tembak bagi anak-anak Addams. Alur film ini mencapai titik cerah ketika Wednesday masuk SMP dan beradaptasi dengan lingkungan baru.

 

Repetisi Adegan

Pertemanannya dengan Parker, diskusi soal membuat pilihan hidup dan jadi diri sendiri diterjemahkan lewat pilihan warna hingga gaya dandan remaja belia. Cara Wednesday menangani para perundung sukses memantik tawa penonton. Sayang, interaksi anak sulung keluarga Addams hanya sebatas itu.

Belum dieksplorasi lebih jauh, sineas Greg dan Conrad buru-buru menggiring penonton ke puncak cerita seraya menyampaikan pesan, “Bukan karena orang lain berbeda maka kita bebas untuk menghakiminya.” 

Pesan lain seputar menghargai privasi orang lain dan rukun dalam keragaman meluncur lewat dialog superlugas. Tak sempat kita merasakan konflik genting. Tak sempat pula menikmati ikatan emosi antartokoh penting. Ini seperti salah paham antartetangga kampung lalu diselesaikan oleh Pak RT.

Habis perkara. Plot film ini juga diperparah oleh repetisi adegan yang sebenarnya kocak. Sekali dua kali diulang kami masih ngakak. Kali ketiga dan keempat diulang, kami jadi sadar selera humor The Addams Family kurang kaya.

Performa Christina Aguilera

The Addams Family hanya menjadi panggung bagi Wednesday dan Pugsley, yang akhirnya tahu definisi ritual Pedang Mazurka yang sebenarnya. Terasa ringan, tanpa emosi tajam, dan ekspres dalam menyelesaikan konflik. Itulah The Addams Family. Pesannya aktual, hanya teknik bertutur kurang andal. Menonton film ini sekilas seperti mendengar cerita dramatis tapi disampaikan oleh orang yang ekspresinya datar. Walhasil, kita tak 100 persen merasakan gejolaknya. Karakter Wednesday dan Pugsley penyelamat film ini. 

Elemen lain yang tak kalah asoy, performa Christina Aguilera lewat lagu “Haunted Heart.” Mengalun di menit awal, lagu ini mempersiapkan kita mengarungi petualangan bersama para monster dalam dunia mereka yang terbalik. Intepretasi peraih 6 Grammy di lagu ini brilian. Teknik vokal dengan efek gagap dan lengkingan khas Aguilera di beberapa bagian membuat lagu ini terasa efektif menghidupkan suasana film. Boleh, dong dinominasikan di ajang Oscars tahun depan?

 

 

Pemain: Oscar Isaac, Charlize Theron, Chloe Grave Moretz, Finn Wolfhard, Bette Midler, Allison Janney, Elsie Fisher, Jenifer Lewis

Produser: Gail Berman, Conrad Vernon, Alex Schwartz, Alison O'Brien

Sutradara: Greg Tiernan, Conrad Vernon

Penulis: Matt Lieberman

Produksi: Metro Goldwyn Mayes, Universal Pictures

Durasi: 1 jam, 27 menit

 

(Wayan Diananto)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Liputan6.com, Ratnaning AsihTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan