FTV SCTV Emak Rempong Rebutan Calon Mantu Tayang Senin Pagi Ini

FTV SCTV Senin pagi ini seperti biasa ditayangkan mulai pukul 10.00 WIB.

Diterbitkan 13 Mei 2019, 06:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Aksi Bu Lilis dan Vika sudah 90% mulus, rumor segera ia sebarkan bahwa Vika dan Erik akan segera menikah. Bu Marni heboh tidak terima, ia dengan sigap memerintahkan Tiwi beraksi 'merebut' Erik. Tiwi harus dandan, harus menyambut perhatian Erik agar masa depan mereka berubah. Tiwi ogah, bu Marni terus memaksa. Erik girang dengan kedatangan Tiwi yang disuruh mengantar masakan dengan dalih menawarkan menu warung ke Pak Maman, untuk kerjasama catering pekerja kebun buah. Erik jelas setuju, Tiwi jadi sering datang mengantar pesanan masakan. Pak Maman masih ogah-ogahan dan kekeuh memilih Vika, menegaskan soal hubungan bisnis kedua orang tua. Erik menenangkan Pak Maman, ia hanya minta sedikit lagi waktu untuk melanjutkan ‘urusan’ itu. Pak Maman bingung, tapi mengijinkan.

Bagaiman FTV SCTV kali ini selanjutnya?

>

Dimas Hancur

Bu Lilis yang kesal menebar isu bahwa Tiwi berusaha merebut dan merayu Erik. Kedua emak-emak kembali meledak. Dimas yang tidak tahan dengan isu-isu itu, memutuskan Tiwi. Tiwi kecewa, ia capek berusaha menjaga hati demi Dimas, malah begitu. Tiwi berbalik menyambut Erik karena kecewa atas putusnya dengan Dimas.

Tiwi sengaja memuji-muji Erik saat Dimas lewat. Yang mengagetkan, saat Tiwi sudah memasrahkan diri, Erik menolak. Ternyata selama ini ia hanya pura-pura suka Tiwi karena mau menyaingi Dimas yang selalu dipuji warga karena terkesan pemuda teladan, berbeda dengan dirinya yang dijuluki anak manja ketiban warisan. Tiwi shock, Bu Marni kecewa berat terhadap putrinya.

Dimas dan Tiwi beberapa kali ketemu, tapi sikap mereka dingin, jaim. Vika dan Erik pamer kemesraan dan kemewahan sana-sini. Belum puas hanya merusak hubungan Dimas - Tiwi, Erik juga masih mengganggu Dimas dengan meminta Pak Maman memborong kebun tempat Dimas bekerja, sehingga Erik bisa memecat Dimas. Dimas hancur.

Kesal dan Benci

Perhatian Tiwi membuat Dimas sadar gadis itu tulus. Keduanya kembali jadian. Bu Marni juga sudah melupakan mimpi besanan dengan Pak Maman. Terungkap, dulu ia dan Pak Maman putus karena orang tua Pak Maman yang kaya tidak setuju. Karena Pak Maman terus memperjuangkan dan terancam diusir dari rumah, Bu Marni tidak tega, dan mendadak menikah dengan orang lain agar masalah itu selesai. Sejak itu Pak Maman kesal dan benci bu Marni. 

Tiwi dan Dimas berjuang bersama membangun usaha toko buah. Permintaan besar, laris berkat keramahan dan simpati warga ke mereka. Erik yang mulanya tetap sinis, ditanggapi ramah oleh Dimas dan Tiwi. Erik malu sendiri dan lama-lama sadar, ia terlalu menyebalkan dan tidak juga dipandang hebat saat Dimas hancur. Bu Lilis yang tidak suka kesuksesan Tiwi, dikompori Vika memborong semua buah-buah agar tidak ada yang menjual ke Dimas dan Tiwi.

Toko mendadak banyak komplain pembeli karena stock kurang, stock tidak fresh, buah kurang bagus semenjak minim pasokan. Pembeli pergi, keduanya sedih. Erik jadi iba, lalu dengan gentle meminta Pak Maman membantu mereka. Erik bahkan meminta Pak Maman melupakan masa lalu dengan Bu Marni, karena ia tahu Bu Marni tidak sepenuhnya salah atas perpisahan mereka dulu. Pak Maman kaget bagaimana Erik bisa tahu itu. Ternyata Erik mendengar langsung dari Bu Marni, yang secara kebetulan menolongnya saat tidak sengaja jatuh dari motor sport di kebun. Bu Marni ternyata baik dan tulus, bahkan memaafkan Erik yang selama ini sudah membuat masalah dengan anaknya. Erik yang kangen sosok ibu, jadi terharu dan luluh.

Surut dan Bangkrut

Pak Maman dan Bu Marni berbaikan, usaha Tiwi Dimas pun dibantu. Pasokan buah yang diborong Bu Lilis ia stop, dialihkan ke toko buah Dimas. Dimas dan Tiwi girang, semangat dan sangat berterima kasih. Bu Lilis dan Vika marah besar atas keputusan Pak Maman. Dengan santai Pak Maman menegaskan, perjodohan Erik dan Vika juga berakhir. Pak Maman sudah tau maksud Bu Lilis hanya murni mengincar harta. Erik meminta ijin ayahnya untuk menganggap Bu Marni sebagai ibu angkat, dan Tiwi sebagai saudara angkat. Kedua orang tua setuju sebagai tanda damai atas masa lalu. Kejutan lain, Dimas kemudian mengenalkan Erik ke adiknya yang baru datang dari luar negeri untuk libur kuliah. Adik Dimas ternyata cantik dan langsung membuat Erik luluh. Ternyata Dimas anak orang kaya yang sengaja merantau mandiri selama ini. Erik girang mendapat restu Pak Maman dan Dimas. Perubahan Erik juga membuatnya jadi punya banyak teman setelah sejak kecil sendirian kurang disukai sekitar karena sombong. Dimas dan Tiwi jadi pengusaha buah, Erik memasok dari kebun. Vika dan Bu Lilis gigit jari karena perlahan usaha mereka surut dan bangkrut.

***

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Liputan6.com, Telni RusmitantriTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan