Pet Sematary, Bangkitnya Teror dari Tanah Kuburan

Pet Sematary diadaptasi dari novel Stephen King, yang sebelumnya pernah difilmkan pada 1989.

Diterbitkan 05 April 2019, 08:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Tak hanya itu, babak terakhir dalam film ini juga dibedakan dengan film pendahulunya. Ini, bisa menjadi satu hal yang menyenangkan bagi penggemar film sebelumnya.

Namun di luar horor, unsur drama dalam film ini juga terbilang kuat, yakni rasa sakit orangtua akibat kehilangan anaknya.

Tayang 5 April

Hanya saja, ada sedikit hal yang terasa kurang dari film yang tayang pada hari ini, Jumat (5/4/2019). Mungkin karena keterbatasan ruang bercerita, sebagian hal dalam film ini terasa kurang tuntas digali.Beberapa di antaranya adalah tentang Zelda, Victor Pascow, atau makna dari topeng-topeng binatang yang ditampilkan habis-habisan di trailer film ini.

Namun Pet Sematary tetap layak dipertimbangkan menjadi salah satu tontonan, terutama bila Anda adalah penggemar film horror.

Salah satu potongan dialog Jud dalam film ini berbunyi, “Kadang kematian memang lebih baik”. Tapi  untuk Pet Sematary, kebangkitannya dalam versi baru ini adalah sebuah hal yang menyenangkan.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Ratnaning Asih, Aditia SaputraTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan