Sukses

Prilly Latuconsina Tak Jaim Makan di Pinggir Jalan Kota Milan

Jakarta Prilly Latuconsina menjadi salah satu yang diundang menghadiri Milan Fashion Week, yang berlangsung pada 19-25 September 2018 kemarin. Kesempatan mengunjungi Milan pun dimanfaatkan Prilly untuk melihat-lihat kota fashion tersebut.

Prilly Latuconsina mengungkapkan ternyata Milan tak berbeda jauh dengan beberapa kota besar di Indonesia. Di sana, juga ditemukan tempat kotor dan jalanan macet, seperti di Jakarta.

"Di sana (Milan) biasa aja, kota biasa aja. Orang bilang enggak cinta sama Indonesia, sama aja. Di sana ada macet, kotor, dan lain-lain. Di Milan dan Amerika ada spot yang kotor. Tapi, aku enggak telusuri tempat turis. Aku jalan sebisanya aja," kata Prilly Latuconsina yang ditemui di Lamoda Plaza Indonesia, Jakarta Pusat, Jumat (28/9/2018)

 

2 dari 4 halaman

Makan

Satu hal yang tak terlupakan buat Prilly adalah dia tak bisa berhenti makan. Menurut Prilly, kesempatan berkunjung ke luar negeri adalah saatnya mencoba kuliner dari negara tersebut. Menariknya, selama di Milan, Prilly mengaku justru banyak mencoba kuliner di restoran kecil dan jajanan pinggir jalan.

"Makan mulu. Kayak aku no diet di Eropa dan Amerika. Harus patut dicoba makanannya. Sampai Indonesia harus diet lagi. Di Milan, makan pasta. Makan bukan di restoran besar, tapi restoran kecil. Makan pasta, pizza, dan segala macam roti, cokelat," ungkap Prilly.

3 dari 4 halaman

Jaim

Saat makan di pinggir jalan itu kemudian diunggah Prilly ke akun Instagram pribadinya. Dalam foto hasil candid tersebut, terlihat Prilly tengah duduk di sudut suatu bangunan sambil menikmati potongan ayam goreng.

"Pas mau makan junkfood murah meriah, Euro mahal. Jadi aku ide, ada junkfood dan murah. Terus tempat makan penuh. Malas pakai heels, ya udah duduk di pinggir jalan. Orang juga cuek kan di situ. Temen aku iseng fotoin aku. Yah, itulah diri aku, aku enggak pernah jaim. Makan pakai tangan duduk pinggir jalan," lanjut Prilly.

Lebih lanjut, Prilly mengatakan kesempatan ke Milan lebih dimanfaatkan untuk mencicipi kuliner dibandingkan belanja pernak-pernik fashion bermerek. (Baca berita selengkapnya di www.jawapos.com)

 

4 dari 4 halaman

Simak video berikut ini: