Sukses

Anak Dibilang Memiliki Harani Negatif, Franda dan Samuel Zylgwyn Emosi

Liputan6.com, Jakarta - Franda dan Samuel Zylgwyn baru saja dikaruniai seorang bayi perempuan yang cantik. Mereka pun memberi nama bayinya Zylvechia Ecclesie Heckenbucker.

Namun, kebahagiaan Franda dan Samuel Zylgwyn diusik dengan pernyataan seseorang mengenai harani buah cinta mereka. Harani sendiri berarti sebuah kode vital yang menunjukkan potensi jalan kematian seseorang.

"Nama anak dari artis @frandaaa87 dan @samuel_zylgwyn memiliki harani negatif yaitu 8. Harani 8: Potensi 1: potensi dominan akan mengalami kematian karena kecelakaan tragis. Contoh nyata harani 8 potensi 1: kecelakaan Ustad Jeffry Al Buchori, dan kecelakaan pesawat Sukhoi di gunung Salak dan kecelakaan Air Asia Surabaya - Singapura, karena pilot, copilot, pramugari dan sebagai besar penumpangnya ber harani 8) Harani 8: Potensi 2: menderita penyakit yang berat dalam waktu lama (storke, jantung, liver, kanker dll) contoh nyata harani 8: Julia Perez (Yuli Rachmawati) Harani 8: potensi yang 3: potensi mati bunuh diri karena gantung diri, dll," tulisnya seperti diunggah di akun Instagram gosip @lambenyinyir, Minggu (6/5/2018).

Tak sampai di situ saja, akun tersebut pun memberi saran pada Franda dan Samuel Zylgwyn. "Sebaiknya nama anaknya diperbaiki. Terima kasih," lanjutnya.

 

2 dari 4 halaman

Dijawab

Tentu saja, pernyataan itu membuat Franda dan Samuel Zylgwyn tak dapat menahan emosinya. Mereka pun menjawabnya di kolom komentar. 

3 dari 4 halaman

Emosi

"GAUSAH SOTOY YA!!!! Saya cuma percaya sama Tuhan. Sapa yang suruh kamu ngurusin nama anak saya????" tulis Franda.

Tak hanya Franda, Samuel pun ikut memberikan komentarnya, "Asli SOK TAU banget yah anda Kami percaya Tuhan kok dan enggak ada kaitan nya dengan apa yang kamu post ini."

 

4 dari 4 halaman

Melahirkan Normal

Franda berhasil melahirkan secara normal pada 29 April 2018 lalu. Bayi perempuan tersebut memiliki berat 3,305 kilogram dan panjang 50 sentimeter.

 

Penyanyi Glenn Fredly Meninggal Dunia
Loading