Liputan6.com, Jakarta Tahun 2014 telah menghasilkan catatan yang menarik di dunia musik Tanah Air. Sejumlah lagu dan artis fenomenal muncul di 2014 ini.
Namun yang menarik, artis dan lagu-lagu yang cukup fenomenal malah lahir dari genre musik dangdut. Tak salah bila 2014 ini dikatakan sebagai tahun bangkitnya musik dangdut.
Liputan6.com mencoba merangkum lima lagu Indonesia terpopuler sepanjang 2014. Berikut catatannya:
Â
Baca juga:
Terlatih Patah Hati-The Rain feat Endank Soekamti
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/645283/original/12022014-indraprasta.jpg)
1. Terlatih Patah Hati-The Rain featuring Endang Soekamti
Lagu ini sebenarnya dirilis di penghujung 2013. Namun Terlatih Patah Hati digemari di awal hingga pertengahan 2014 lantaran cukup sukses merajai chart di radio-radio Tanah Air.
Terlatih Patah Hati merupakan lagu yang bercerita mengenai pengalaman kegagalan dalam bercinta. Namun yang unik, lagu tersebut dikemas dengan ceria tanpa ada nada menye-menye. Formula tersebut ternyata sukses membuat lagu Terlatih Patah Hati digandrungi.
"Lagu Terlatih Patah Hati membuat kami bergairah lagi bermusik. Kami sekarang sibuk mengisi acara musik di teve-teve," kata Indra sang vokalis, beberapa waktu lalu.
Mencintamu Sampai Mati-Utopia
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/779381/original/061228000_1418349883-Pia_Utopia.jpg)
2. Mencintamu Sampai Mati-Utopia
Lagu Mencintamu Sampai Mati sebenarnya cukup lama dirilis yakni pada 2011. Namun belakangan lagu tersebut kembali populer setelah menjadi soundtrack sinetron tayangan SCTV, Ganteng Ganteng Serigala (GGS).
Mengikuti sukses sinetron GGS, tembang Mencintamu Sampai Mati pun menuai sukses. Pia sang vokalis yang telah hengkang dari Utopia pun kini semakin mantap menjadi penyanyi solo.
Jangan Cintai Aku Apa Adanya-Tulus
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/774265/original/049875200_1417582456-t5.jpg)
3. Jangan Cintai Aku Apa Adanya-Tulus
Nama Tulus sebagai solois mulai dikenal sejak 2013. Album perdananya bertajuk Tulus menyita perhatian publik karena menampilkan musik yang berbeda dari penyanyi lainnya. Kemudian pada 18 Februari 2014, penyanyi kelahiran 20 Agustus 1987 ini merilis album kedua bertajuk Gajah.
Salah satu single di album Gajah yang mendapat perhatian adalah Jangan Cintai Aku Apa Adanya. Lagu ini meriah sukses di chart radio dan televisi juga membuat nama Tulus semakin melambung sebagai salah seorang solois pria diperhitungkan di Tanah Air.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3835760/original/050425800_1640739830-IMG-20211228-WA0174.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5344257/original/055252700_1757482470-WhatsApp_Image_2025-09-10_at_11.23.02.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287484/original/056615100_1783229292-bansos_pkh_bpnt.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287416/original/074940600_1783225116-cek_fakta_sandiaga.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/779375/original/067437500_1418349634-5_lagu_terpopuler.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1303940/original/087113900_1470031984-cita-citata.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1352296/original/069162900_1474485294-Tulus.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258343/original/056341300_1781336647-063_2281311201.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261470/original/080593900_1781707583-haaland.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287245/original/018106300_1783200103-ma8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8450010/original/046935500_1782346255-063_2283182603.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287948/original/075704800_1783254081-AP26185782516118.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287278/original/006462200_1783206952-pra7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8397156/original/089293200_1782278283-AP26174690236290.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257144/original/052940400_1781226984-javier-aguirre.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5245839/original/084355000_1749414399-lamine_yamal_bernardo_silva_portugal_spanyol_UNL_090625_ap_michael_probst.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264240/original/068596200_1782101163-tunisia.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287279/original/022281700_1783206952-pra8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261544/original/016069100_1781743382-inggris.jpg)