Flow dan Soundtrack Anime Ciptaannya

Siapa Flow? Apa saja judul anime yang membuat Flow semakin sukses di ranah permusikan Jepang dan dunia?

Diterbitkan 06 Juni 2014, 09:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Eureka Seven

Eureka Seven (Days, Bravelue)

Flow mengisi soundtrack anime Eureka Seven yang memiliki nuansa mecha atau robot melalui single bertajuk Days yang dirilis pada 2005. Lagu ini diusung sebagai pembuka anime sejak episode pertama hingga ke-13.

Berbeda dengan lagu-lagu untuk Naruto, Days lebih cenderung berirama pop dengan kentalnya alunan synthesizer dan kocokan gitar yang lebih lembut.

Selain Flow, nama-nama lain yang turut mengisi anime ini adalah Home Made Kazoku, Bivattchee, Nirgilis, hingga Halcali.

Pada 2012 sekuel anime yang bertajuk Eureka Seven AO dirilis dan Flow kembali mendapat kehormatan untuk mengisi tema pembuka kedua dengan lagu bertajuk Bravelue yang memiliki irama sama seperti Days.

Code Geass

Code Geass (Colors, World End)

Salah satu anime sukses bertajuk Code Geass: Lelouch of the Rebellion turut diisi oleh Flow dengan tembang berjudul Colors. Mereka mendapat kehormatan mengisi lagu pembuka pertama anime bernuansa politik dan robot itu.

Tembang Flow selanjutnya yang bertajuk World End didaulat untuk mengisi lagu pembuka kedua Code Geass: Lelouch of the Rebellion R2 yang merupakan sekuelnya.

Tembang Colors memiliki nuansa pop yang kental dengan iringan brass dan melodi yang lembut, sedangkan World End mengusung musik berirama rock yang sangat kuat.

Persona -trinity soul-

Persona -trinity soul- (Word of the Voice)

Pada 2008, Flow menyajikan sebuah tembang bertajuk Word of the Voice yang pada akhirnya dijadikan soundtrack pembuka kedua untuk anime Persona -trinity soul-.

Soundtrack anime bernuansa supernatural yang merupakan spinoff game Playstation 2 bertajuk Persona 3 ini, memiliki irama pop yang cukup kuat dengan nuansa punk rock.

Heroman

Heroman (Calling)

Keterlibatan Flow mengisi soundtrack anime berlanjut hingga ke anime Heroman yang diadaptasi dari manga karya komikus superhero Marvel Stan Lee dan Tamon Ohta. Sementara itu, versi animasinya digarap oleh Bones.

Flow menyuguhkan lagu Calling sebagai tema penutup pertama anime bernuansa superhero itu yang mengingatkan fans akan tembang Remember namun bertempo lambat.

Beelzebub

Beelzebub (Hey!!)

Proyek anime Beelzebub yang manganya cukup populer juga turut melibatkan Flow. Lagu Hey!! yang dirilis pada 2011 pun didaulat untuk mengisi tema pembuka ketiga.

Nuansa laga yang digelontorkan oleh Beelzebub, sepadan dengan Hey!! yang konsisten berirama rock dari awal hingga akhir lagu tanpa jeda.

Dragon Ball Z: Battle of Gods

Dragon Ball Z: Battle of Gods (Hero ~Kibo no Uta~, Cha-La Head-Cha-La)

Kesuksesan Flow kembali terlihat setelah diberi kehormatan besar untuk mengisi tema anime Dragon Ball Z: Battle of Gods pada 2013. Mereka mengusung lagu Hero ~Kibo no Uta~ (Song of Hope) dan cover Cha-La Head-Cha-La yang dalam serial klasik anime legendaris Dragon Ball dibawakan oleh Hironobu Kageyama.

Dalam anime lepas yang paling ditunggu oleh fans Dragon Ball itu, Hero ~Kibo no Uta~ dijadikan lagu sisipan, sementara Cha-La Head-Cha-La didaulat sebagai tema pembukanya.

Samurai Flamenco

Samurai Flamenco (Ai Ai ni Utarete Bye Bye Bye)

Konsistensi Flow dalam mengisi lagu tema anime kembali dibuktikan dengan merilis Ai Ai Ai ni Utarete Bye Bye Bye pada 2014. Lagu tersebut dijadikan pembuka kedua anime Samurai Flamenco.

Kali ini, Flow mengusung musik beraliran rock yang digarap dengan cukup unik. Beberapa bagian nyaris menyerupai pola irama visual kei namun terdengar lebih modern.(Rul/Feb)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Ruly Riantrisnanto, Feby FerdianTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan