Kepercayaan Investor Jadi Kunci, Ini Pekerjaan Rumah OJK Hadapi Alarm MSCI

Analis menanggapi mengenai risiko jika MSCI mengubah status pasar saham Indonesia.

Diterbitkan 01 November 2026, 06:00 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Analis pasar modal sekaligus Founder Republik Investor Hendra Wardana, menilai pemerintah, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Bursa Efek Indonesia (BEI) perlu memprioritaskan pemulihan kepercayaan investor untuk menghadapi risiko tekanan pasar jika Morgan Stanley Capital International (MSCI) benar-benar menurunkan klasifikasi pasar saham Indonesia dari emerging market menjadi standalone market.

Upaya perbaikan perlu dilakukan melalui reformasi nyata, mulai dari peningkatan transparansi kepemilikan saham, perbaikan kualitas free float atau jumlah saham yang tersedia untuk diperdagangkan publik, hingga penguatan pengawasan terhadap transaksi tidak wajar.

"Menurut saya, prioritas pemerintah, OJK, dan BEI saat ini harus diarahkan pada pemulihan kepercayaan investor melalui reformasi yang nyata," kata Hendra kepada Liputan6.com, Minggu (1/11/2026).

Selain itu, perlindungan terhadap investor minoritas juga perlu diperkuat untuk memastikan mekanisme perdagangan berlangsung secara adil dan informasi kepemilikan saham dapat dipercaya.

Menurut Hendra, pengumuman kebijakan saja tidak cukup untuk memulihkan kepercayaan pelaku pasar. Investor membutuhkan bukti bahwa reformasi pasar modal dijalankan secara konsisten.

"Pasar membutuhkan bukti bahwa mekanisme perdagangan berjalan secara adil dan informasi kepemilikan dapat dipercaya, bukan sekadar pengumuman kebijakan," ujar dia.

Pasar Saham Indonesia Masih Punya Peluang

Menurut Hendra, jika pembenahan dilakukan secara konsisten, Indonesia masih memiliki peluang memperbaiki persepsi investor dan mengurangi risiko tekanan modal yang berkepanjangan.

Pada akhirnya, persoalan IHSG bukan hanya seberapa murah harga saham setelah koreksi, tetapi apakah investor kembali percaya terhadap kualitas pasar modal Indonesia.

"Kepercayaan tersebut menjadi kunci bagi kestabilan rupiah, pemulihan arus dana asing, dan keberlanjutan pasar modal sebagai sumber pembiayaan ekonomi," pungkasnya.

 

 

  • liputan6
    Otoritas Jasa Keuangan atau OJK adalah lembaga yang berfungsi untuk mengatur dan mengawasi seluruh kegiatan di sektor keuangan.
    OJK
  • liputan6
    Bursa Efek Indonesia atau BEI adalah salah satu tempat yang memperjualbelikan saham, obligasi, dan sebagainya di Indonesia.
    BEI
  • liputan6
    Saham adalah hak yang dimiliki orang (pemegang saham) terhadap perusahaan berkat penyerahan bagian modal sehingga dianggap berbagai dalam pe
    Saham
  • liputan6
    Pasar modal adalah seluruh kegiatan yang mempertemukan penawaran dan permintaan dana jangka panjang.
    pasar modal
  • MSCI
  • Investor