Liputan6.com, Jakarta - PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) menyebutkan bahwa jika Indonesia ingin mengejar rasio jumlah menara telekomunikasi yang sepadan dengan Malaysia, maka dibutuhkan tambahan sekitar 67 ribu menara baru di seluruh wilayah Nusantara.
"Kalau kita ingin memiliki rasio jumlah menara yang setara, maka Indonesia perlu menambah sekitar 67.000 menara baru, apalagi jika ingin menyesuaikan dengan rasio Malaysia. Room to grow kita masih sangat besar, terlebih Indonesia terdiri dari begitu banyak kepulauan, sehingga memberikan ruang yang cukup lapang untuk terus tumbuh," jelas Direktur TOWR, Indra Gunawan dalam Public Expose Semester I-2026, Selasa (8/9/2026),Â
TOWR dinilai berpeluang tumbuh pesat terdorong oleh pengembangan layanan Fixed Wireless Access (FWA) serta pemanfaatan spektrum frekuensi baru oleh para operator telekomunikasi di Indonesia.
Advertisement
Meski demikian, Indra menjelaskan bahwa kualitas layanan internet di Indonesia saat ini diakui masih tertinggal jika dibandingkan dengan negara-negara anggota ASEAN lainnya. Hal ini justru dinilai menjadi pemantik utama yang membuka ruang pertumbuhan masif bagi industri infrastruktur telekomunikasi nasional.
"Beberapa driver yang membuat kami semakin confident adalah kualitas internet di Indonesia ini masih jauh jika dibandingkan negara lain di ASEAN. Artinya, masih ada begitu banyak ruang untuk melakukan improvement," kata Indra.
Indra menambahkan, pengembangan FWA memerlukan dukungan jaringan fiber optik yang kuat sebagai jalur backhaul. Kombinasi tersebut menjadi kekuatan utama TOWR karena perseroan telah memiliki ekosistem aset menara sekaligus jaringan fiber optik yang terintegrasi.
TOWR: Masih Banyak Ruang untuk Tumbuh
"FWA itu harus menggunakan fiber optic sebagai backhaul-nya karena kita memiliki tower dan fiber," ujarnya. Ia mengungkapkan, hingga saat ini TOWR telah mengantongi order pembangunan menara terkait FWA dari operator dengan jumlah sekitar 2.000 unit, dan berharap inisiatif tersebut dapat membuahkan hasil penetrasi pasar yang positif.
"Sampai sekarang kita sudah mendapatkan order cukup banyak sekitar dua ribuan, semoga mereka bisa menghasilkan penetrasi yang positif. Masih banyak room to grow, konteksnya industri ini," katanya.
Karakteristik menara untuk kebutuhan FWA berbeda dengan menara telekomunikasi konvensional dikarenakan skema single brand yang diusung serta tidak memerlukan ketinggian menara yang besar seperti menara makro pada umumnya, biaya pembangunannya pun menjadi lebih efisien.
"Karena mereka FWA dan single brand, mereka tidak menggunakan menara dengan ketinggian besar sehingga [biayanya] tidak besar, dan tidak menggunakan ketinggian sehingga menjadi benefit bagi kita," jelasnya.
Saat ini, TOWR mengoperasikan sekitar 36.892 menara dengan rasio tenancy 1,65 kali per Juni 2026, serta jaringan kabel optik sepanjang 182.559 km yang tersebar hampir di seluruh wilayah Indonesia. Perseroan juga mencatat pendapatan kontraktual jangka panjang dengan nilai lebih dari Rp 100 triliun hingga tahun 2045, atau setara sekitar 9 kali pendapatan perseroan pada 2025, yang mencerminkan visibilitas pendapatan yang kuat ke depan.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9342958/original/090035200_1788838614-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-08T103615.451.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/850960/original/018479100_1428984571-KAA3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9336194/original/011453800_1788145793-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-31T100906.764.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5181963/original/041597900_1744014438-erupsi_gunung_gede.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4270285/original/086324500_1671763784-iForte.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4270285/original/086324500_1671763784-iForte.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3370457/original/019306600_1612680676-Laporan_Keuangan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2970772/original/032944800_1574070739-20191118-Perdagangan-Awal-Pekan-IHSG-Ditutup-di-Zona-Merah-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4112074/original/097506200_1659528504-IHSG_Ditutup_Menguat-Angga-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4277617/original/021298300_1672400413-Penutupan_Perdagangan_Bursa_Efek_Indonesia_2022-Angga-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3046088/original/077180100_1581323846-20200210-Pasar-Saham-di-Asia-Turun-Imbas-Wabah-Virus-Corona-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5342655/original/057756700_1757397640-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2935920/original/023277800_1570705755-20191010-IHSG-6.jpg)