RUPSLB Ditunda, BELI Jadwalkan Ulang Rapat Pemegang Saham

PT Global Digital Niaga Tbk (BELI) mengumumkan perubahan jadwal pelaksanaan RUPSLB.

Diterbitkan 03 Juni 2026, 17:35 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - PT Global Digital Niaga Tbk (BELI) mengumumkan perubahan jadwal pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang semula direncanakan berlangsung pada 4 Juni 2026. Perseroan menyampaikan bahwa rapat tersebut belum dapat dilaksanakan sesuai jadwal yang telah ditetapkan sebelumnya.

Informasi tersebut disampaikan dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (3/6/2026). Sebelumnya, pemanggilan RUPSLB telah diumumkan pada 13 Mei 2026 melalui situs web BEI, platform eASY.KSEI, serta situs resmi perseroan.

Adapun RUPSLB kini dijadwalkan ulang dan akan diselenggarakan pada Senin, 15 Juni 2026. Perseroan belum mengungkapkan secara rinci alasan yang menyebabkan rapat tersebut belum dapat dilaksanakan pada tanggal yang telah ditetapkan sebelumnya.

Berdasarkan pengumuman resmi perusahaan, rapat akan berlangsung mulai pukul 09.00 WIB hingga 10.00 WIB. Agenda rapat tetap akan disampaikan kepada para pemegang saham sesuai ketentuan yang berlaku.

Pelaksanaan RUPSLB akan mengambil tempat di Wisma Barito Pacific II Lantai 8, Jalan Letjen S. Parman Kavling 60, Slipi, Jakarta Barat. Lokasi tersebut menjadi titik penyelenggaraan rapat secara fisik bagi pemegang saham yang hadir langsung.

Perseroan juga memastikan bahwa perubahan jadwal ini telah disampaikan kepada publik melalui mekanisme keterbukaan informasi agar seluruh pemegang saham memperoleh informasi yang sama dan tepat waktu.

Dengan adanya penjadwalan ulang tersebut, para pemegang saham diharapkan dapat menyesuaikan rencana kehadiran mereka sesuai jadwal terbaru yang telah ditetapkan perusahaan.

 

 

Pendapatan Global Digital Niaga Tembus Rp 7,8 Triliun

PT Global Digital Niaga Tbk (BELI), pengelola e-commerce Blibli masih membukukan rugi bersih pada kuartal I 2026, tetapi kinerjanya menunjukkan perbaikan signifikan seiring lonjakan pendapatan dan penyusutan rugi operasional.

Mengutip keterbukaan informasi BEI, Kamis (28/5/2026) laporan keuangan per 31 Maret 2026, emiten pengelola platform Blibli ini mencatat pendapatan neto sebesar Rp 7,83 triliun, melonjak 66,9% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 4,69 triliun.

Meski masih mencatat rugi tahun berjalan sebesar Rp 301,98 miliar, angka tersebut membaik dibandingkan rugi Rp 641,50 miliar pada kuartal I-2025. Rugi yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk juga turun menjadi Rp 303 miliar dari sebelumnya Rp 638,1 miliar.

Di sisi lain, kenaikan pendapatan BELI ditopang pertumbuhan seluruh segmen usaha, terutama penjualan smartphone, bisnis institusi, serta ekspansi toko fisik. Perseroan juga mencatat peningkatan take rate dari 9,0% menjadi 9,9% pada kuartal I-2026.

  • liputan6
    Saham adalah hak yang dimiliki orang (pemegang saham) terhadap perusahaan berkat penyerahan bagian modal sehingga dianggap berbagai dalam pe
    Saham
  • liputan6
    Analisis komprehensif ini membahas tren pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), dampak rebalancing MSCI, rekomendasi saham terkini, pengertian dan komponen IHSG, serta faktor-faktor penggeraknya.
    Ihsg
  • liputan6
    Bursa Efek Indonesia atau BEI adalah salah satu tempat yang memperjualbelikan saham, obligasi, dan sebagainya di Indonesia.
    BEI
  • Bursa saham
  • RUPS
  • RUPSLB