SILO Absen Bagikan Dividen, Ini Alasannya

PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) tidak membagikan dividen pada tahun ini.

Diterbitkan 18 Mei 2026, 06:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) memutuskan untuk tidak membagikan dividen tahun ini. Manajemen memilih menahan laba tahun berjalan untuk diinvestasikan kembali demi mendukung rencana pengembangan perseroan dan memperkuat pertumbuhan bisnis ke depan.

Melansir keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (18/5/2026), dalam paparan publik tahunan, manajemen menjelaskan keputusan tersebut diambil karena perseroan menilai imbal hasil bagi pemegang saham tidak hanya berasal dari dividen, tetapi juga dapat diperoleh melalui capital gain seiring peningkatan nilai perusahaan.

“Laba tahun berjalan diprioritaskan untuk diinvestasikan kembali guna mendukung rencana pengembangan Perseroan, dengan harapan menghasilkan capital gain yang lebih optimal dibandingkan pembagian dividen jangka pendek,” tulis manajemen.

SILO juga menegaskan bahwa sebagai perusahaan yang sudah mature, perseroan tidak harus selalu membagikan dividen setiap tahun. Dana yang tersedia dinilai lebih strategis jika dialokasikan untuk memperkuat pertumbuhan dan meningkatkan nilai perusahaan dalam jangka panjang.

Sejalan dengan keputusan tersebut, SILO menyatakan investasi perusahaan juga diarahkan untuk memperluas jaringan layanan sekaligus menjaga kualitas rumah sakit, termasuk di wilayah dan daerah terpencil.

Skema Knowledge Exchange

Perseroan mengandalkan skema knowledge exchange melalui forum ilmiah dan clinical summits agar standar klinis dan praktik terbaik dapat diterapkan merata di seluruh jaringan rumah sakit.

Untuk rumah sakit di daerah, seperti Siloam Hospitals Kupang, SILO juga mendorong transfer pengetahuan dari pusat di Jakarta serta memperkuat kapabilitas klinis dengan melibatkan dokter dan tenaga ahli dari jaringan pusat. Selain itu, perseroan memanfaatkan jaringan rujukan antar-rumah sakit agar pasien di daerah tetap dapat memperoleh layanan sesuai kebutuhan medisnya.

Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi ekspansi SILO yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan kapasitas, tetapi juga memastikan kualitas layanan tetap terjaga di seluruh jaringan rumah sakitnya.