Liputan6.com, Jakarta - PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTAM) menegaskan, fundamental bisnis dan arah strategis Perseroan tetap terjaga dengan baik di tengah dinamika pasar global dan perubahan komposisi indeks pasar modal internasional. Adapun penyedia indeks global MSCI merilis hasil penyesuaian indeks saham pada 12 Mei 2026, salah satunya small cap indeks. Di global small cap indeks, ada 13 saham emiten asal Indonesia yang keluar, salah satunya PT Aneka Tambang Tbk (Antam).
Corporate Secretary ANTAM Wisnu Danandi Haryanto menuturkan, dinamika indeks global merupakan bagian dari proses pasar modal internasional yang terus berkembang, dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk market structure, market accessibility, likuiditas, serta evaluasi indeks secara berkala.
"ANTAM memandang dinamika pasar sebagai bagian dari mekanisme pasar modal global yang wajar. Perseroan tetap fokus menjaga fundamental bisnis, memperkuat operational excellence, serta memastikan keberlanjutan strategi pertumbuhan jangka panjang,” kata Wisnu dalam keterangan tertulis, Rabu (13/5/2026).
Advertisement
ANTAM menegaskan, fundamental bisnis Perseroan tetap solid seiring berjalannya strategi hilirisasi mineral dan pengembangan ekosistem kendaraan listrik nasional. Perseroan memastikan proyek-proyek strategis, termasuk pengembangan rantai pasok baterai kendaraan listrik berbasis nikel, tetap berjalan sesuai rencana.
Sejalan dengan itu, ANTAM juga terus mendorong penguatan kualitas tata kelola perusahaan, transparansi, dan keterbukaan informasi kepada investor domestik maupun global. Perseroan menilai aspek transparency, disclosure, dan investor engagement menjadi bagian penting dalam memperkuat daya tarik investasi jangka panjang Perseroan di pasar global.
Selain menjaga pertumbuhan bisnis, ANTAM juga terus memperkuat kualitas komunikasi dengan investor melalui peningkatan kualitas public disclosure, penguatan engagement dengan investor institusi global, serta partisipasi aktif dalam berbagai forum investasi internasional.
Perseroan juga menekankan komitmennya terhadap penerapan tata kelola perusahaan yang baik melalui berbagai standar internasional, termasuk penguatan ESG governance, audit independen, serta sustainability reporting yang berkelanjutan.
"ANTAM akan terus fokus pada penciptaan value jangka panjang melalui penguatan fundamental bisnis, hilirisasi, serta implementasi tata kelola perusahaan yang baik dan berstandar internasional,” ujar dia.
Kinerja Keuangan Kuartal I 2026
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5774635/original/080191000_1778677482-PT_Aneka_Tambang__Persero__Tbk-13_Mei_2026b.jpeg)
Sebelumnya, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam mencatat kinerja keuangan positif pada kuartal I 2026. Pendapatan dan laba perseroan mencetak kenaikan hingga Maret 2026.
Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (28/4/2026), PT Aneka Tambang Tbk meraup pendapatan dari kontrak dengan pelanggan Rp 29,3 triliun hingga kuartal I 2026, tumbuh 12,12% dari periode sama tahun sebelumnya Rp 26,15 triliun. Beban pokok penjualan naik 5,2% menjadi Rp 23,70 triliun dari periode kuartal I 2025 sebesar Rp 22,51 triliun.
Laba kotor naik 54,45% menjadi Rp 5,61 triliun hingga Maret 2026 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 3,63 triliun.
Beban umum dan administrasi naik menjadi Rp 666,75 miliar pada kuartal I 2026 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 582 miliar. Beban penjualan dan pemasaran naik menjadi Rp 447,03 miliar dari periode sama tahun sebelumnya Rp 363,11 miliar.
Beban usaha naik 17.84% menjadi Rp 1,11 triliun hingga kuartal I 2026 dari periode kuartal I 2025 sebesar Rp 945,11 miliar. Dengan demikian, laba usaha bertambah 67,31% menjadi Rp 4,50 triliun hingga kuartal I 2026 dari periode kuartal I 2025 sebesar Rp 2,69 triliun.
Advertisement
Aset Perseroan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2375572/original/090361500_1538739773-20181005-Emas-Antam-3.jpg)
Perseroan mencatat kenaikan signifikan untuk bagian keuntungan entitas asosiasi menjadi Rp 205,35 miliar hingga Maret 2026 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 51,53 miliar.
Laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk melonjak 59,8% menjadi Rp 3,40 triliun hingga kuartal I 2026 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 2,13 triliun. Dengan demikian, laba per saham dasar yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk naik menjadi Rp 141,77 hingga Maret 2026 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 88,69.
Total ekuitas naik menjadi Rp 40,4 triliun hingga Maret 2026 dari Desember 2025 sebesar Rp 36,59 triliun. Liabilitas perseroan naik menjadi Rp 22,88 triliun hingga Maret 2026 dari Desember 2025 sebesar Rp 15,93 triliun. Aset Perseroan naik menjadi Rp 63,29 triliun hingga Maret 2026 dari Desember 2025 sebesar Rp 52,53 triliun. Perseroan kantongi kas dan setara kas Rp 9,03 triliun hingga 31 Maret 2026 dari periode 31 Desember 2025 sebesar Rp 8,43 triliun.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5344257/original/055252700_1757482470-WhatsApp_Image_2025-09-10_at_11.23.02.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287484/original/056615100_1783229292-bansos_pkh_bpnt.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287416/original/074940600_1783225116-cek_fakta_sandiaga.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5580034/original/026197700_1778124608-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-05-07T102932.008.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5774634/original/016051600_1778677413-PT_Aneka_Tambang__Persero__Tbk-13_Mei_2026.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8397156/original/089293200_1782278283-AP26174690236290.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257144/original/052940400_1781226984-javier-aguirre.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5245839/original/084355000_1749414399-lamine_yamal_bernardo_silva_portugal_spanyol_UNL_090625_ap_michael_probst.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264240/original/068596200_1782101163-tunisia.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287279/original/022281700_1783206952-pra8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261544/original/016069100_1781743382-inggris.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257143/original/047056400_1781226984-mexico-city-stadium.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8450010/original/046935500_1782346255-063_2283182603.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260740/original/033303400_1781654609-063_2281951293.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8452334/original/003376600_1782349228-ney.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287291/original/083160400_1783207895-063_2284678786.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287277/original/092402000_1783206951-pra6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4610082/original/002510000_1697207781-TRIS_Factory.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4883223/original/030233500_1720093649-20240704-IHSG-ANG_5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5502845/original/028071300_1771047903-1280_x_720.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5755471/original/088624800_1778657366-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4112073/original/098823700_1659528503-IHSG_Ditutup_Menguat-Angga-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3267165/original/042073600_1602658746-20201014-IHSG-Dibuka-di-Zona-Merah-angga-8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5013198/original/024167400_1732073224-tips-investasi-saham.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3020530/original/079906900_1578913890-20200113-Rupiah-Perkasa_-IHSG-Ditutup-Cerah--ANGGA-7.jpg)