Kontrak Baru PTPP Melonjak 2,5 Kali Lipat

Salah satu proyek yang akan dikembangkan PT PPadalah Gleno Road di Timor Lester dengan nilai investasi Rp 264 miliar

Diterbitkan 16 Juli 2013, 12:03 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Perusahaan konstruksi dan investasi milik pemerintah, PT PP (Persero) Tbk melaporkan kontrak baru yang telah dikantongi perseroan selama separuh pertama 2013 mencapai Rp 9,5 triliun. Dibandingkan setahun sebelumnya, PTPP mencatat adanya kenaikan hingga 2,5 kali.

"Perolehan ini hampir 50% terhadap target kontrak baru tahun yang yang sebesar Rp 19,7 triliun," kata Corporate Secretary PTPPm Bett Ariana dalam laporan kepada Bursa Efek Indonesia, Selasa (16/7/2013).

Diantara proyek-proyek baru yang diperoleh itu, PTPP melaporkan mendapatkan kontrak baru untuk proyek di luar negeri yaitu Gleno Road di Tibar Timor Leste sebesar Rp 264 miliar.

Dari dalam negeri, sejumlah proyek yang diraih perusahaan adalah Pelabuhan Krakatau BandarSamudra-Cilegon, Apartemen Nifaro, St Moritz, The Kencana,Jalan Tol Cikampek-Palimanan, Tunjungan Plaza V Surabaya, Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta Cengkareng.

Proyek lainnya adalah Rel kereta api di daerah Sumatera Selatan oleh PT KAI, Infrastructure PLTU 300 MW Sarulla di Sumatera Utara, Apartemen Intermark Banten serta proyek EPC PLTGU Tanjung Uncang 120 MW, PLTG 160 MW Bangkanai dan CNG Muara Tawar.

Dengan perolehan kontrak baru ini, order book PTPP hingga Juni 2013 tercatat telah mencapai Rp 25,3 triliun. Perseroan tahun ini menargetkan penjualan sebesar Rp 10,2 triliun dengan laba bersih Rp 370 miliar.

Program besar di sektor properti yang akan dimulai pada akhir 2013 yaitu pengembangan landbank yang dimiliki perseroan berupa pengembangan mixed use lahan seluas 4 hektare di Surabaya serta lahan 20 hektare di Jakarta.(Shd)