Liputan6.com, Jakarta - PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk (BEST) mencatatkan pendapatan sebesar Rp 427 miliar sepanjang 2025. Pendapatan ini ditopang dari penjualan lahan sebesar Rp 220 miliar dan sisanya berasal dari recurring income seperti maintenance fee, service charges, air, dan sewa sebesar Rp 207 miliar.
Selaian itu, BEST juga meraup laba bersih sebesar Rp 30 miliar. Di 2025, perseroan membukukan penjualan lahan atau marketing sales seluas 15 hektare dengan nilai mencapai Rp 422 miliar sepanjang 2025.
Advertisement
Media Relations PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk Rika Mandasari mengatakan kinerja perseroan juga menunjukkan perbaikan pada kuartal I 2026. Perseroan mencatat pendapatan sebesar Rp 90 miliar, meningkat dua kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 45 miliar.
“Pertumbuhan tersebut didorong oleh peningkatan pendapatan berulang atau recurring income dari Rp 45 miliar menjadi Rp 54 miliar, serta mulai adanya kontribusi dari penjualan lahan. Dari sisi profitabilitas, Bekasi Fajar berhasil membalikkan kondisi keuangan dari rugi bersih Rp 33 miliar pada kuartal pertama 2025 menjadi laba bersih Rp 9 miliar pada kuartal pertama 2026. Margin laba bersih juga mengalami peningkatan signifikan dari minus 73 persen menjadi positif 10 persen,” paparnya, Kamis (18/6/2026).
Untuk tahun 2026, Perseroan menargetkan marketing sales sebesar Rp 600 miliar dengan tetap menjaga pertumbuhan pendapatan berulang secara stabil. Sejumlah sektor potensial yang menjadi sasaran utama pemasaran lahan antara lain Warehouse dan Logistic, Consumer Goods, Food and Beverage (F&B), serta Data Center.
“Di tengah dinamika ekonomi dan geopolitik global, Bekasi Fajar tetap fokus mengembangkan bisnis kawasan industri. Perseroan melanjutkan pengembangan kawasan BeFa MM2100, termasuk Cluster Data Center guna memenuhi kebutuhan industri berteknologi tinggi,” ujarnya.
Pegembangan Segmen Komersial
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2558118/original/048866200_1545998697-20181228-Terompet-Penutupan-IHSG-5.jpg)
Selain itu, perusahaan juga mengembangkan segmen komersial melalui BeFa Industrial Hub yang menawarkan bangunan pabrik standar multiguna. Langkah ini diharapkan dapat membuka sumber pendapatan baru sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan lahan yang tersedia.
Rika menambahkan, dengan pengalaman lebih dari tiga dekade dalam pengembangan kawasan industri, Bekasi Fajar optimistis permintaan terhadap kawasan industri yang profesional dan terintegrasi akan terus meningkat.
“Perseroan akan melanjutkan pengembangan fasilitas dan infrastruktur di Kawasan Industri MM2100 Bekasi. Nilai kawasan diperkirakan semakin meningkat seiring pembangunan berbagai proyek infrastruktur strategis nasional,” tegasnya.
Kawasan MM2100 diketahui akan dilintasi proyek Jalan Tol JORR II Cibitung–Cilincing yang akan meningkatkan aksesibilitas dan konektivitas kawasan. Selain itu, kawasan tersebut juga akan memperoleh manfaat dari pengembangan LRT, Tol Jakarta-Cikampek Selatan, perluasan Pelabuhan Tanjung Priok, serta pembangunan Pelabuhan Patimban.
Dengan berbagai proyek infrastruktur pendukung tersebut, Bekasi Fajar optimistis kawasan MM2100 akan semakin menarik bagi investor dan pelaku industri dalam beberapa tahun ke depan.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3341307/original/037033900_1609899603-cek_fakta_kosmetik_cega_covid-19.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9320548/original/068244200_1786355298-cek_fakta_-_bansos_hut_ri.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3372858/original/061241900_1612917784-Vaksin-Nakes-Lansia1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317472/original/091873000_1786014229-IMG_3312.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5497595/original/070518800_1770638545-1.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3020530/original/079906900_1578913890-20200113-Rupiah-Perkasa_-IHSG-Ditutup-Cerah--ANGGA-7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3008993/original/066039300_1577703438-20191230-Akhir-2019_-IHSG-Ditutup-Melemah-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4112074/original/097506200_1659528504-IHSG_Ditutup_Menguat-Angga-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5497601/original/069263100_1770638743-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3046087/original/088905900_1581323845-20200210-Pasar-Saham-di-Asia-Turun-Imbas-Wabah-Virus-Corona-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4277611/original/083761300_1672400408-Penutupan_Perdagangan_Bursa_Efek_Indonesia_2022-Angga.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5755472/original/086144900_1778657370-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4216934/original/094233100_1667793288-Wall-Street-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5757392/original/058197000_1778659883-Kepala_Eksekutif_Pengawas_Pasar_Modal__Keuangan_Derivatif_dan_Bursa_Karbon_OJK__Hasan_Fawzi-13_Mei_2026b.jpeg)