IHSG Menguat 0,69% di Awal Pekan, Semua Sektor Kompak Menghijau

IHSG menguat 0,69% ke level 7.179 di awal pekan, seluruh sektor saham kompak naik.

Diterbitkan 27 April 2026, 09:40 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak positif pada awal pekan, Senin (27/4/2026). Penguatan ini ditopang oleh seluruh sektor saham yang kompak berada di zona hijau.

Mengutip data RTI, IHSG dibuka naik ke level 7.158,50 dari penutupan sebelumnya di posisi 7.129,49. Hingga pukul 09.30 WIB, IHSG masih menguat 0,69% atau naik 50 poin ke level 7.179,55.

Indeks saham unggulan LQ45 juga mencatatkan kenaikan sebesar 0,46% ke posisi 693,93. Mayoritas indeks acuan lainnya turut bergerak di zona hijau.

Sepanjang perdagangan pagi, IHSG sempat menyentuh level tertinggi di 7.230,03 dan terendah di 7.157,86. Sebanyak 372 saham menguat, sementara 225 saham melemah dan 143 saham stagnan.

Aktivitas perdagangan terbilang cukup ramai, dengan frekuensi mencapai 617.138 kali transaksi. Volume perdagangan tercatat sebanyak 10,6 miliar saham dengan nilai transaksi harian mencapai Rp 4,5 triliun.

Sementara itu, nilai tukar dolar Amerika Serikat terhadap rupiah berada di kisaran Rp 17.212.

Dari sisi sektoral, seluruh sektor saham mencatatkan penguatan. Sektor basic menjadi yang paling tinggi kenaikannya dengan lonjakan 1,39%, diikuti sektor keuangan yang naik 1,11%.

IHSG Berpeluang Melemah Hari Ini

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi melemah pada perdagangan saham Senin, (27/4/2026). IHSG hari ini akan menguji posiis 7.022-7.115. Lalu bagaimana strategi rekomendasi saham-nya?

IHSG merosot 3,38% menjadi 7.129 pada perdagangan Jumat, 24 April 2026 dan masih didominasi oleh tekanan jual. Pergerakan IHSG pun sudah menutup area gap. Dalam timeframe weekly, IHSG merosot 6,61% dan disertai dengan tingginya tekanan jual.

Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menuturkan, posisi IHSG sedang berada pada bagian dari wave [v] pada label hitam atau alternatifnya berada pada bagian akhir dari wave [b] dari wave B pada label merah.

“Hal tersebut berarti, IHSG rawan bergerak terkoreksi dengan area koreksi terdekat diperkirakan menguji 7.022-7.115 sekaligus menutup area gap-nya,” kata Herditya.

Ia menuturkan, IHSG akan berada di level support 7.022,6.917 dan level resistance 7.313,7.484 pada awal pekan ini.

Pada pekan ini, Herditya menuturkan, IHSG berpotensi menguat terbatas dengan level support di 6.917 dan resistance di 7.322. Ada sejumlah faktor yang akan mempengaruhi IHSG. Pertama, rilis hasil kebijakan moneter the Federal Reserve (the Fed) di mana secara konsensus masih akan berada di 3,75% dan juga riilis data manufaktur China. Kedua, investor masih akan mengamati perkembangan dari pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dan harga komoditas minyak.

Sementara itu, dalam riset PT Pilarmas Investindo Sekuritas menyebutkan, IHSG berpotensi melemah terbatas dengan level support dan level resistance di 7.000-7.325.

Rekomendasi Saham

Untuk rekomendasi saham hari ini, PT Pilarmas Investindo Sekuritas memilih saham PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), PT J Resources Asia Pacifik Tbk (PSAB), dan PT Vale Indonesia Tbk (INCO).

Sementara itu, Herditya memilih saham PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR), PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL), PT Daaz Bara Lestari Tbk (DAAZ), dan PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA).

  • liputan6
    Analisis komprehensif ini membahas tren pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), dampak rebalancing MSCI, rekomendasi saham terkini, pengertian dan komponen IHSG, serta faktor-faktor penggeraknya.
    Ihsg
  • liputan6
    Saham adalah hak yang dimiliki orang (pemegang saham) terhadap perusahaan berkat penyerahan bagian modal sehingga dianggap berbagai dalam pe
    Saham
  • liputan6
    Investasi adalah penanaman uang atau modal dalam suatu perusahaan atau proyek untuk tujuan memperoleh keuntungan.
    Investasi
  • Pembukaan IHSG
  • Pembukaan Saham