WBSA Siap Lepas 1,8 Miliar Saham, Segini Kisaran Harganya

PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA) akan melepas sebanyak 1,8 miliar saham dengan kisaran harga penawaran Rp150 hingga Rp170 per saham.

Diterbitkan 02 April 2026, 14:07 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

 

Liputan6.com, Jakarta - Momentum penawaran saham perdana atau Initial Public Offering (IPO) kembali menghadirkan peluang menarik bagi investor pasar modal Indonesia. PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA) bersiap melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan menjadi salah satu emiten yang patut diperhatikan pada tahun ini, khususnya bagi investor yang memburu potensi Auto Reject Atas (ARA) di saham IPO. Berburu saham IPO juga menjadi cara investasi saham untuk pemula.

WBSA akan melepas sebanyak 1,8 miliar saham atau setara 20,75% dari total modal ditempatkan dan disetor penuh, dengan kisaran harga penawaran Rp150 hingga Rp170 per saham. Dari aksi korporasi ini, perusahaan menargetkan dana segar hingga Rp306 miliar.

Sebagai perusahaan logistik yang telah berdiri sejak 1992, WBSA memiliki layanan end-to-end mulai dari transportasi darat, freight forwarding, pergudangan, hingga Inland Logistics Terminal (ILT). Kinerja keuangan perusahaan juga menunjukkan fundamental yang solid dengan total aset Rp1,15 triliun dan laba bersih Rp24,39 miliar per September 2025.

Melalui aplikasi digital IPOT, investor kini dapat mengakses dan memesan saham e-IPO WBSA dengan lebih mudah.

“Kami melihat minat investor ritel terhadap IPO terus meningkat. Melalui aplikasi IPOT, kami ingin memastikan akses yang lebih inklusif, cepat, dan berbasis teknologi agar investor dapat mengambil keputusan investasi secara lebih tepat," kata Chief Marketing Officer PT Indo Premier Sekuritas (IPOT) Sergio Ticoalu, Kamis (2/4/2026). 

Berikut jadwal dan struktur penawaran saham WBSA:

  • Jumlah Saham: Maksimal 1,80 miliar saham
  • Harga Penawaran:  Rp150 – Rp170 per saham
  • Target Dana: Hingga Rp306 miliar
  • Kepemilikan Publik: 20,75%
  • Masa Bookbuilding: 25 – 27 Maret 2026
  • Masa Penawaran Umum: 1 – 8 April 2026
  • Tanggal Listing (BEI): 10 April 2026

 

Strategi Ekspansi dan Prospek Jangka Panjang WBSA

Mengacu pada SEOJK No. 25/2025, investor ritel kini mendapatkan jaminan penjatahan minimum 10 lot per SID untuk emisi tertentu, termasuk WBSA yang masuk dalam kategori Golongan III. Hal ini akan memperluas akses dan peluang yang lebih besar bagi para investor retail di bursa saham Indonesia.

Meski kondisi seperti itu, investor tetap perlu memperhatikan batas maksimal pemesanan sebesar 10% dari total nilai IPO atau Rp30,6 miliar per SID, serta memastikan ketersediaan dana dalam sistem “No Funds, No Order”.

Berdasarkan perencanaannya, alokasi dana hasil IPO akan difokuskan untuk ekspansi anorganik, termasuk akuisisi PT Bermuda Inovasi Logistik (BIL) guna memperkuat lini bisnis angkutan laut. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi operasional dan memperkuat posisi WBSA di industri logistik nasional.

IPO WBSA menjadi salah satu peluang strategis bagi investor untuk melakukan diversifikasi portofolio ke sektor logistik yang tengah berkembang pesat di Indonesia. Melalui aplikasi IPOT, investor dapat melakukan pemesanan saham IPO WBSA secara langsung dan praktis.

“Kami mendorong investor untuk memanfaatkan momentum IPO ini dengan strategi yang matang dan berbasis informasi. Aplikasi IPOT hadir sebagai partner investasi yang mendukung perjalanan investor, dari pemula hingga profesional,” tutup Sergio.