Rekomendasi Saham Hari Ini 31 Maret 2026: ERAA, HRUM, PGAS, PTBA, INCO, hingga ENRG

Berikut rekomendasi saham saat laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi naik terbatas pada perdagangan saham Selasa, (31/3/2026).

Diterbitkan 31 Maret 2026, 09:02 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang menguat terbatas pada perdagangan saham Selasa, (31/3/2026). Lalu apa saja rekomendasi saham-nya?

Berdasarkan catatan BNI Sekuritas, IHSG ditutup melemah 0,08% disertai dengan aksi jual saham oleh investor asing Rp 678 miliar pada Senin, 30 Maret 2026. Saham-saham yang paling banyak dijual asing antara lain saham BBRI, BBCA, BMRI, CUAN dan TLKM.

“IHSG berpotensi menguat terbatas hari ini,” ujar Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman dalam catatannya.

Ia menuturkan, IHSG akan berada di level support 6.900-7.000 dan level resistance 7.150-7.280.

Dalam riset PT Kiwoom Sekuritas Indonesia menyebutkan, IHSG masih dalam rangka bottoming sideways. IHSG mampu bertahankan level psikologis 7.000, resistance terdekat berikutnya di 7.210, moving average 10 harian.

Rekomendasi Saham

Untuk rekomendasi saham hari ini, PT Kiwoom Sekuritas Indonesia memilih saham PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA), PT Harum Energy Tbk (HRUM), PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), dan PT Bukit Asam Tbk (PTBA).

Sedangkan Fanny memilih saham PT Vale Indonesia Tbk (INCO), PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG), PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI), PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU), PT Rukun Raharja Tbk (RAJA), dan PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL).

Rekomendasi Teknikal

Berikut rekomendasi teknikal dari PT Kiwoom Sekuritas Indonesia:

ERAA

Entry Buy   : 372 – 382

Target Price: 394 – 406

Support      : 366 – 372

Cut loss : 362

 

HRUM

Entry Buy : 1.050–1.075

Target Price: 1.110 – 1.140

Support      : 1.035 – 1.050

Cut loss : 1.025

 

PGAS

Entry Buy : 1.845 – 1.895

Target Price: 1.955 – 2.010

Support      : 1.820 – 1.845

Cut loss : 1.810

 

PTBA

Entry Buy: 3.070 – 3.150

Target Price: 3.250 – 3.340

Support      : 3.030 – 3.070

Cut loss : 3.010

 

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual saham. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

Penutupan IHSG pada 30 Maret 2026

Sebelumnya, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah terbatas pada perdagangan saham Senin, (30/3/2026). Koreksi IHSG hari ini turun di tengah transaksi harian saham di bawah Rp 20 triliun dan mayoritas sektor saham menghijau.

Mengutip data RTI, IHSG hari ini ditutup turun tipis 0,08% ke posisi 7.091,67. Indeks saham LQ45 merosot 9,21% ke posisi 717,48. Sebagian besar indeks saham acuan melemah.

Tim riset Philip Sekuritas Indonesia menyebutkan, indeks saham di Asia pada Senin sore ditutup melemah seiring meningkatnya konflik di Timur Tengah yang memasuki pekan kelima meskipun ada upaya menemukan solusi diplomatik.

Mengutip Antara, Dari mancanegara, kelompok Houthi di Yaman mengatakan mereka telah menembakkan rudal ke Israel, yang menandai keterlibatan langsung pertama mereka dalam perang AS dan Israel melawan Iran.

Dalam sebuah unggahan di X, juru bicara Houthi Yahya Saree mengatakan kelompok Houthi meluncurkan rentetan rudal balistik ke tempat-tempat yang mereka sebut sebagai situs militer Israel yang sensitif, sebagai dukungan kepada Iran dan pasukan Hizbullah di Lebanon.

 

Sentimen IHSG

Serangan tersebut menandai eskalasi lebih lanjut dalam konflik yang dimulai dengan serangan udara AS dan Israel terhadap Iran pada tanggal 28 Februari 2026.

Dari dalam negeri, pemerintah tengah merancang skema efisiensi anggaran hingga WFH sebagai langkah mitigasi untuk meminimalisir dampak kenaikan harga minyak mentah terhadap APBN dan ekonomi domestik.

Pemerintah mengidentifikasi ada tiga sektor yang rentan terdampak, yaitu stabilitas energi, rantai pasok global dan pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan.

“Beberapa langkah untuk menekan impor migas adalah dengan penghematan energi dan penguatan mandat Biodiesel 50 persen (B50),”

Rencana kebijakan pemerintah ini adalah sebagai upaya untuk tidak menaikkan harga BBM subsidi yang akan berdampak luas terhadap inflasi serta opsi agar tidak terjadi pelebaran defisit APBN.

Namun demikian, untuk BBM non subsidi diperkirakan berpotensi akan mengalami kenaikan pada saat penyesuaian harga bahan bakar bulanan di umumkan pada 1 April 2026.

Sektor Saham

Pada awal pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 7.104,64 dan level terendah 6.945,50. Sebanyak 403 saham melemah sehingga bebani IHSG.272 saham menguat dan 149 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan 1.669.544 kali dengan volume perdagangan 25,1 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 14,9 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah di kisaran 16.987.

Sebagian besar mayoritas sektor saham menghijau di tengah IHSG yang melemah tipis. Sektor saham energi bertambah 2,18%, dan catat kenaikan terbesar. Sektor saham teknologi menanjak 1,42%, sektor saham transportasi menguat 1,41%. Selain itu, sektor saham consumer siklikal menanjak 1,29%, sektor saham industri melompat 0,83% dan sektor saham kesehatan naik 0,14%.

Sementara itu, sektor saham keuangan terpangkas 1,17%, dan catat koreksi terbesar. Sektor saham basic turun 0,80%, sektor saham properti terpangkas 0,46% dan sektor saham infrastruktur turun 0,34%.