Liputan6.com, Jakarta - Danantara akan menempatkan dana investasi-nya di pasar modal domestik pada pekan ini. Penyaluran dana tersebut dilakukan secara bertahap lewat sejumlah manajer investasi yang telah ditunjuk, sebagai langkah awal strategi alokasi dana Danantara di pasar modal Indonesia termasuk di saham, obligasi dan lainnya.
Chief Investment Officer (CIO) Danantara, Pandu Sjahrir, menyampaikan keputusan masuk ke pasar saham didasari penilaian bahwa valuasi sejumlah emiten saat ini tergolong menarik, sementara kondisi perekonomian Indonesia dinilai tetap berada dalam jalur yang baik.
Pandu menyampaikan institusinya menjadi partisipan aktif di pasar modal Indonesia, baik pada instrumen obligasi maupun saham publik. Ia mengungkapkan sejak Desember 2025, Danantara telah mulai menempatkan investasi dengan bekerja sama bersama sejumlah manajer investasi.
Advertisement
“Dan jumlahnya memang signifikan, tapi kami juga membeli, arahan dari kami kepada manajer-manajer investasi yang kami tunjuk, yaitu tolong beli saham yang memiliki good growth, good fundamental, good liquidity,” kata Pandu dalam acara dialog bersama pelaku pasar modal di Bursa Efek Indonesia, Minggu, (2/2/2026).
Ia menambahkan, kriteria penting lain yang diperhatikan adalah emiten harus mempunyai arus kas yang sehat.
Lebih lanjut, Pandu menjelaskan pembelian saham dilakukan melalui manajer investasi dengan tujuan mendorong efek crowding-in, yakni menarik partisipasi investasi dari sektor swasta. Ia menuturkan, salah satu mandat Danantara adalah menanamkan modal, baik secara langsung maupun tidak langsung, di pasar publik maupun privat.
Pandu juga menekankan bahwa alokasi dana untuk pasar publik tergolong besar. “Jadi mungkin untuk tahun ini bisa dibilang dari pendanaan Danantara setengah akan masuk ke public market, di mana sebagian besar tentu akan di Indonesia,” ucapnya.
Langkah Danantara masuk ke pasar modal sebelumnya menuai sejumlah tanggapan dari ekonom dan pelaku pasar. Mereka mengingatkan agar Danantara tetap memprioritaskan restrukturisasi keuangan emiten-emiten BUMN, termasuk memperkuat struktur permodalan dan tata kelola perusahaan agar dapat bertumbuh secara berkelanjutan.
Danantara Sebut Demutualisasi BEI Tak Picu Konflik Kepentingan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5490004/original/090007900_1769958564-IMG-20260201-WA0031.jpg)
Sebelumnya, Chief Investment Officer (CIO) Danantara Indonesia, Pandu Sjahrir, menegaskan rencana demutualisasi PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menjadi perusahaan terbuka yang sahamnya bisa dimiliki publik tidak akan memicu benturan kepentingan.
Ia juga memastikan potensi konflik kepentingan tetap tidak akan muncul sekalipun Danantara Indonesia nantinya menjadi salah satu pemegang saham BEI. Menurutnya, hal itu karena operasional bursa tetap berada di bawah pengaturan dan pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai regulator.
“OJK-lah yang melakukan pengaturan. Pemegang saham ya fokus kepada profit (mencari keuntungan) untuk institusi itu,” ujar Pandu Sjahrir kepada wartawan di Gedung BEI, Jakarta, Minggu (1/2/2026).
Ia menjelaskan, para pemangku kepentingan berfokus mendorong perusahaan agar berkembang lebih baik sekaligus menghasilkan keuntungan yang kemudian dapat dibagikan dalam bentuk dividen kepada seluruh pemegang saham.
Advertisement
Bakal Masuk ke Pasar Modal
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3020525/original/089022300_1578913886-20200113-Rupiah-Perkasa_-IHSG-Ditutup-Cerah--ANGGA-3.jpg)
Dengan pembagian peran tersebut, ia meyakini independensi dalam pengaturan pasar modal domestik akan tetap terjaga.
"Kita juga ingin lebih maju lagi kan. Kita ingin pasar modal kita lebih dalam. Jadi, whereas fungsi untuk regulator diperjelas, fungsi pemegang saham juga jelas," tutur Pandu.
Ia turut menegaskan bahwa BEI ke depan tidak akan berstatus sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Terkait rencana Danantara Indonesia menempatkan 50 persen dananya di dalam negeri, Pandu menyebut sebagian alokasi investasi akan masuk ke pasar modal, baik melalui instrumen obligasi maupun saham.
“Kami melihat (instrumen investasi seperti obligasi dan ekuitas) menarik. Saya nggak bakal juga describe specifically (merinci secara spesifik) berapa persen (investasi yang digelontorkan di pasar modal), karena pemain-pemain pasar modal ini sangat pintar, yang pasti kami akan terus berinvestasi di pasar modal Indonesia,” pungkasnya.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5528977/original/025088700_1773301964-BGN_klaim_pendaftaran_PPPK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5441706/original/046861700_1765516083-jasa_marga.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5249187/original/085359700_1749630481-PejalanKaki.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8219345/original/056761200_1781079103-koperasi_desa-_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5489892/original/044386900_1769944924-WhatsApp_Image_2026-02-01_at_18.10.48.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9245742/original/085478200_1783138991-verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299398/original/064759200_1784250864-000_B8VA8NK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300741/original/083077900_1784373810-olmo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289600/original/065309500_1783409865-Portugal_s_Cristiano_Ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301613/original/093079500_1784504537-000_C2LE74U.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301644/original/087929500_1784508450-trump_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260490/original/004683900_1781597232-063_2281735743-Spanyol_vs_Tanjung_Verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257806/original/036653900_1781257253-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301596/original/087157300_1784500330-063_2286807575.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4786318/original/084826700_1711521270-GJmtYCIbgAAkw1f.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299963/original/007789300_1784281017-mainoo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309711/original/010264700_1785241257-DSC08556.JPG.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5383135/original/032012200_1760622391-IMG_8063.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5029976/original/069564300_1732949914-Screenshot_2024-11-30_135440.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5448018/original/056078700_1765974252-WhatsApp_Image_2025-12-17_at_18.24.59.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9308649/original/001882700_1785155647-WhatsApp_Image_2026-07-27_at_19.29.56.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5509268/original/035698400_1771672433-CEO_Danantara__Rosan_Roeslani-21_Februari_2026a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5545258/original/041857100_1775149107-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5573310/original/062516500_1777888921-IMG_4199.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5382303/original/097438400_1760576399-Chief_Executive_Officer__CEO__Danantara__Rosan_Perkasa_Roeslani_-1.jpg)