Dana IPO GoTo Rp 13,57 Triliun Tuntas Terserap

Manajemen PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) mengungkapkan telah merealisasikan seluruh dana hasil penawaran perdana saham atau initial public offering (IPO).

Diterbitkan 15 Januari 2026, 12:07 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - PT GOTO Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) mengungkapkan seluruh dana hasil penawaran umum perdana saham (IPO) atau dana IPO perseroan telah sepenuhnya terealisasi sesuai rencana.

Total dana bersih IPO sebesar Rp 13,57 triliun telah digunakan tanpa menyisakan saldo. Berdasarkan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (15/1/2026), IPO GOTO efektif pada 30 Maret 2022 dengan perolehan dana bruto mencapai Rp 13,73 triliun. Setelah dikurangi biaya emisi sekitar Rp 153,43 miliar, perseroan membukukan dana bersih sebesar Rp  13,57 triliun.

"Perseroan telah merealisasikan seluruh penggunaan dana hasil penawaran umum sesuai dengan komitmen Perseroan yang telah dijabarkan pada prospektus penawaran umum perdana saham Perseroan sehingga dana hasil penawaran umum tersebut digunakan untuk Perseroan dan entitas-entitas anak sesuai dengan alokasi distribusi yang telah dijabarkan di Prospektus Perseroan," kata Direktur Keuangan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), Simon Tak Leung Ho.

Laporan ini disampaikan GOTO sebagaimana diatur di dalam Peraturan OJK No. 30/POJK.04/2015 tentang Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum dan Keputusan Direksi PT Bursa Efek Indonesia No:Kep-00066/BEI/09-2022 tentang Perubahan Peraturan Nomor I-E tentang Kewajiban Penyampaian Informasi, bersama ini, Perseroan menyampaikan Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum per 31 Desember 2025.

Selain itu, Simon juga menjelaskan, perubahan penggunaan dana hasil penawaran umum sebagaimana telah disetujui oleh Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Perseroan pada 18 Juni 2025.

Dana IPO Dialokasikan untuk Modal Kerja dan Anak Usaha

Dalam lampiran laporan GOTO kepada BEI, dana IPO tersebut dialokasikan untuk memperkuat struktur permodalan perseroan dan grup usaha. Porsi terbesar digunakan untuk modal kerja emiten, serta penyertaan modal ke sejumlah anak usaha utama.

Beberapa entitas yang menerima suntikan dana antara lain PT Tokopedia, PT Dompet Anak Bangsa, dan PT Multifinance Anak Bangsa.

Selain itu, GOTO juga mengalokasikan dana untuk investasi ke entitas luar negeri seperti Velox Digital Singapore Pte. Ltd. serta GoTo Vietnam Technology Trading Joint Stock. Secara keseluruhan, penggunaan dana tersebut ditujukan untuk mendukung operasional, ekspansi bisnis, serta penguatan ekosistem digital GOTO baik di dalam maupun luar negeri.

Realisasi Sesuai Rencana

Dalam laporan realisasi penggunaan dana, GOTO menegaskan bahwa seluruh dana IPO telah digunakan 100% sesuai rencana awal sebagaimana tercantum dalam prospektus IPO.

Perseroan juga memastikan tidak terdapat sisa dana hasil penawaran umum. Adapun dokumen realisasi ini ditandatangani oleh Direktur Keuangan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), Simon Tak Leung Ho di Jakarta pada 14 Januari 2026, sebagai bentuk transparansi kepada investor dan publik.

 

  Â