10 Saham Top Gainers-Losers hingga 28 November 2025

Berikut 10 saham top gainers dan losers pada perdagangan saham 24-28 November 2025 saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat.

Diterbitkan 29 November 2025, 15:17 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan kenaikan pada 24-28 November 2025. Di tengah kenaikan IHSG sepekan tersebut, ada 10 saham catat keuntungan atau top gainers di atas kinerja IHSG selama sepekan.

Mengutip data BEI, ditulis Sabtu (29/11/2025), IHSG naik 1,12% ke posisi 8.508,70 dari pekan lalu IHSG hanya naik 0,5% ke posisi 8.414,35.Sepanjang pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 8.622,26 dan level terendah 8.429,46.

Analis PT MNC Sekuritas Herditya Wicaksana mengatakan, IHSG masih bertambah 1,12% dan disertai dengan peningkatan volume pembelian sepanjang pekan ini. Hal itu didorong sejumlah faktor. Pertama, rebalancing MSCI yang membuat ada aliran dana investor asing masuk ke IHSG terutama emiten-emiten yang masuk dalam konstituten.

Kedua, penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat. Ketiga, meningkatnya harapan investor akan ada pemangkasan suku bunga acuan the Federal Reserve (the Fed) yang saat ini meningkat menjadi 84%.

"Keempat, penguatan harga komoditas dunia seperti emas dan CPO juga diperkirakan berpengaruh positif terhadap emiten di IHSG,” ujar dia saat dihubungi Liputan6.com.

Kapitalisasi pasar saham melonjak 1,53% menjadi Rp 15.626 triliun dari pekan lalu Rp 15.391 triliun. Investor asing membukukan aksi beli saham Rp 992,41 triliun selama sepekan. Pekan lalu, investor asing beli saham Rp 3,90 triliun.

Pada pekan ini, dari 11 sektor saham, tiga sektor saham melemah. Sektor saham perawatan kesehatan  turun 0,10%, sektor saham teknologi melemah 1,83% dan sektor saham transportasi serta logistik turun 0,29%.

Sementara itu, sektor saham industri bertambah 6,35%, sektor saham energi menguat 6,11%, sektor saham properti dan real estate menanjak 6,9%.

Selain itu, sektor saham basic materials menguat 2,03%, sektor saham consumer nonsiklikal menanjak 0,48%, sektor saham consumer siklikal melesat 3,88%. Selanjutnya sektor saham keuangan melejit 3,04%, dan sektor saham infrastruktur mendaki 4,35%.

Di tengah kenaikan IHSG, 10 saham catat kenaikan terbesar atau top gainers selama sepekan. Berikut 10 saham yang catat top gainers antara lain:

Top Gainers Sepekan

1.PT Buana Artha Anugerah Tbk (STAR) melesat 93,75% menjadi Rp 186 per saham dari pekan lalu Rp 96 per saham.

2.PT Arkora Hydro Tbk (ARKO) melesat 76,69% menjadi Rp 4.700 per saham dari pekan lalu Rp 2.660 per saham.

3.PT Sunson Textile Manufactures Tbk (SSTM) melesat 70,11% menjadi Rp 1.480 per saham dari pekan lalu Rp 870 per saham.

4.PT Red Planet Indonesia Tbk (PSKT) melesat 68,35% menjadi Rp 266 per saham dari pekan lalu Rp 158 per saham.

5.PT Bank Oke Indonesia Tbk (DNAR) melesat 66,40% menjadi Rp 208 per saham dari pekan lalu Rp 125 per saham.

6.PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA) melesat 63,72% menjadi Rp 370 per saham dari pekan lalu Rp 226 per saham.

7.PT Asri Karya Lestari Tbk (ASLI) melesat 62,81% menjadi Rp 394 per saham dari pekan lalu Rp 242 per saham.

8.PT Nusa Raya Cipta Tbk (NRCA) melesat 61,26% menjadi Rp 1.790 per saham dari pekan lalu Rp 1.110 per saham.

9.PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk (PADI) melesat 60,53% menjadi Rp 122 per saham dari pekan lalu Rp 76 per saham.

10.PT Personel Alih Daya Tbk (PADA) melesat 48,15% menjadi Rp 200 per saham dari pekan lalu Rp 135 per saham.

Top Losers Sepekan

Sementara itu, ada 10 saham yang catat top losers selama sepekan di tengah kenaikan IHSG. Berikut 10 saham yang catat koreksi terbesar berdasarkan data BEI:

1.PT Guna Timur Raya Tbk (TRUK) merosot 27,22% menjadi Rp 484 per saham dari pekan lalu Rp 665 per saham.

2. PT Suryamas Dutamakmur Tbk (SMDM) merosot 25,40% menjadi Rp 940 per saham dari pekan lalu Rp 1.260 per saham.

3.PT Koka Indonesia Tbk (KOKA) merosot 25% menjadi Rp 252 per saham dari pekan lalu Rp 336 per saham.

4.PT Puri Global Sukses Tbk (PURI) merosot 22,49% menjadi Rp 386 per saham dari pekan lalu Rp 498 per saham.

5.PT Green Power Group Tbk (LABA) merosot 18,98% menjadi Rp 175 per saham dari pekan lalu Rp 216 per saham.

6.PT Leyand International Tbk (LAPD) merosot 18,75% menjadi Rp 208 per saham dari pekan lalu Rp 256 per saham.

7.PT Multi Garam Utama Tbk (FOLK) merosot 17,18% menjadi Rp 270 per saham dari Rp 326 per saham.

8.PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN) merosot 16,47% menjadi Rp 416 per saham dari Rp 498 per saham.

9.PT Hotel Fitra International Tbk (FITT) merosot 16,23% menjadi Rp 645 per saham dari pekan lalu Rp 770 per saham.

10.PT Krida Jaringan Nusantara Tbk (KJEN) merosot 16,08% menjadi Rp 240 per saham dari pekan lalu Rp 286 per saham.