Liputan6.com, Jakarta Material konstruksi yang lebih ramah lingkungan kini menjadi kebutuhan di industri. Pengembangan produk baja yang efisien energi dan ramah lingkungan merupakan langkah penting bagi industri.
Ini diungkapkan Dodiet Prasetyo, Direktur Logam, Ditjen Ilmate, Kementerian Perindustrian (Kemenperin). “Inisiatif pengembangan produk baja yang efisien energi dan ramah lingkungan merupakan langkah penting,” ujar dia saat diskusi panel bertajuk “Membangun Infrastruktur dan Industri Indonesia yang Tangguh Melalui Inovasi di Industri Baja di Jakarta, Selasa (24/5/2025).
Dikatakan pemenuhan baja yang ramah lingkungan menjadi penting dalam memperkuat daya saing industri nasional di tengah transisi global menuju ekonomi hijau.
Advertisement
Direktur Keberlanjutan Konstruksi Ditjen Bina Konstruksi Kementerian Pekerjaan Umum, Kimron Manik, infrastruktur masa depan harus lebih cerdas, lebih hijau, dan dibangun bersama.
“Kementerian Pekerjaan Umum mendorong penggunaan material konstruksi yang ramah lingkungan sejak tahap desain hingga operasional. Baja memegang peranan penting dalam mendukung pembangunan yang berkelanjutan dan adaptif,” jelasnya.
Hal ini yang disadari produsen baja PT Gunung Raja Paksi Tbk (GRP) yang ikut menjawab kebutuhan pasar yang semakin beragam. Dengan memperkenalkan dua lini produk baja baru yakni Fortise dan Fortise+.
Presiden Direktur GRP, Fedaus berharap, kehadiran jenis baja ini bisa dapat memperluas kontribusi industri baja nasional dalam memenuhi kebutuhan sektor strategis.
Ini sekaligus mendukung pencapaian target jangka panjang Indonesia menuju Net Zero Emission (NZE) 2060 atau lebih cepat.
“Ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk terus berinovasi, terutama dalam menghadirkan pilihan material baja yang lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan dan kebutuhan pasar,” ujar Fedaus.
Strategi Perusahaan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5264572/original/093178600_1750857248-WhatsApp_Image_2025-06-25_at_3.42.03_PM__1_.jpeg)
Fedaus mengatakan, inovasi perlu berjalan seiring dengan tantangan, dan kemajuan industri nasional hanya dapat tercapai melalui kolaborasi lintas sektor dan keberanian untuk mencoba pendekatan baru.
Kedua produk yang baru dikeluarkan perusahaan merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam menyediakan material konstruksi yang selaras dengan tren keberlanjutan global. Kedua produk dikembangkan untuk menjawab kebutuhan pasar yang semakin beragam.
Mulai dari efisiensi biaya, ketahanan material, hingga aspek lingkungan. Dengan menggunakan teknologi Electric Arc Furnace (EAF) dan material baja scrap, di tengah perubahan ekspektasi industri konstruksi dan manufaktur, baik di dalam maupun luar negeri.
Advertisement
Gandeng Akademisi
Di sela-sela peluncuran kedua produk, GRP juga menandatangani Nota Kesepahaman/Memorandum of Understanding (MoU) dengan Center for Materials Processing and Failure Analysis (CMPFA) Fakultas Teknik Universitas Indonesia. Penandatanganan MoU merupakan bagian dari komitmen untuk memperkuat sinergi antara industri dan dunia akademik.
Kolaborasi tersebut mencakup pengembangan pelatihan, riset bersama, serta pertukaran pengetahuan dan keahlian teknis untuk mendorong transisi industri baja nasional menuju praktik yang lebih berkelanjutan.
Kepala CMPFA FTUI, Reza Miftahul Ulum, mengatakan, kolaborasi ini menjadi langkah penting dalam menyatukan kapasitas riset akademik dengan kebutuhan nyata industri.
“Kami berharap kerja sama ini dapat mendorong terbentuknya ekosistem inovasi yang mempercepat adopsi teknologi ramah lingkungan di sektor baja dan membuka ruang partisipasi lebih luas bagi talenta muda Indonesia,” kata Reza.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9338391/original/066538400_1788327609-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-02T123903.075.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5490184/original/028122100_1770001928-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-02T100842.045.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9354907/original/059583400_1790065976-cek_fakta_blt_kesra.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355036/original/052934100_1790070144-FALSE__3_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5264571/original/080105700_1750857248-WhatsApp_Image_2025-06-25_at_8.05.26_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3940632/original/006857000_1645419592-caterpillar_6020b_equipina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355283/original/019472000_1790097211-WhatsApp_Image_2026-09-23_at_00.04.59.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350795/original/061905200_1789630521-ChatGPT_Image_17_Sep_2026__14.15.53.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4647050/original/096680300_1699881296-Tempat_Sampah.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347871/original/082698900_1789371708-ChatGPT_Image_14_Sep_2026__14.36.52.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352169/original/056693800_1789732852-Foto_1_credit_WWF-Indonesia_Ilham_Andriansyah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346285/original/094214300_1789120119-file_0000000047f882308af83e40b22f096a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1176605/original/028391000_1458444646-20160319-Earth-Hour-di-kawasan-Bundaran-HI-Fanani-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3929526/original/096494900_1644470631-jesse-schoff-Ph2KtIqKs7c-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349154/original/070984700_1789475303-WhatsApp_Image_2026-09-15_at_7.23.17_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5349953/original/059135700_1757945389-Bapenas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346936/original/048560000_1789222746-WhatsApp_Image_2026-09-12_at_19.50.01.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347214/original/086954900_1789284732-WhatsApp_Image_2026-09-13_at_13.37.26.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5376697/original/099646400_1760013727-IMG_7697.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8821088/original/039186700_1782912172-gedung_ditjen_pajak-1_Juli_2026a.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9330799/original/000742700_1787448010-WhatsApp-Image-2025-02-12-at-08.38.57.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9329827/original/077027000_1787297662-WhatsApp_Image_2026-08-20_at_7.50.38_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9325067/original/036780500_1786800793-WhatsApp_Image_2026-08-14_at_14.25.35.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5248186/original/083677700_1749561609-WhatsApp_Image_2025-06-10_at_20.09.43.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5493434/original/019263400_1770214265-1000225262.jpg)