Hartadinata Abadi Tebar Dividen 2024 Rp 21 per Saham

PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) akan membagikan dividen 2024 dengan rasio dividen payout mencapai 21,87%.

Diperbarui 13 Juni 2025, 06:10 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA), perusahaan manufaktur perhiasan emas dan emas batangan terintegrasi Indonesia akan membagian dividen Rp 21 per saham dengan  dengan dividend yield sekitar 3%. Adapun, rasio dividend payout mencapai 21,87%.

Keputusan pembagian dividen itu telah ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Kamis, 12 Juni 2025.

Di sisi lain, secara kuartal, pendapatan Perseroan di kuartal I-2025 tercatat di Rp6,7 triliun, meningkat 68,97% dibandingkan periode sama tahun lalu.

Pertumbuhan pendapatan didorong oleh peningkatan volume penjualan emas murni, meningkat 18,77% YoY mencapai 4,47 ton pada kuartal I-2025 dibandingkan 3,76 ton pada periode yang sama tahun lalu. Sementara, laba bersih tercatat sebesar Rp149,75 miliar di kuartal I-2025, tumbuh 45,82% dari periode yang sama tahun lalu.

"Di kuartal pertama tahun 2025, Perseroan kembali mencatatkan kinerja keuangan positif.  Kami bangga dan sangat mengapresiasi pencapaian yang tak lepas dari kepercayaan yang terus diberikan kepada kami. Capaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus bertumbuh secara berkelanjutan dan berinovasi dalam menghadirkan kualitas terbaik serta nilai tambah bagi seluruh stakeholders kami,” ujar Direktur Utama PT Hartadinata Abadi Tbk, Sandra Sunanto, seperti dikutip dari keterangan resmi, Jumat (13/6/2025).

 

Ekspansi Jaringan Toko

Hingga Maret 2025, HRTA terus memperkuat kehadiran ritelnya melalui ekspansi jaringan toko yang dilakukan secara strategis, di mana Perseroan telah memiliki 93 toko Hartadinata Abadi di seluruh Indonesia. Langkah ini sejalan dengan visi jangka panjang Perseroan untuk meningkatkan aksesibilitas dan branding di berbagai wilayah potensial.

Hingga akhir tahun, HRTA menargetkan Toko Hartadinata Abadi untuk mencapai total 100 toko sebagai bagian dari strategi penguatan kanal distribusi dan pertumbuhan penjualan yang berkelanjutan.

Pada 2025, pertumbuhan bisnis akan berfokus pada kolaborasi strategis dengan berbagai mitra, seperti BSI dan Pegadaian, yang berperan penting dalam memperkuat jaringan ekosistem Bullion Bank di Indonesia, serta peluncuran koleksi terbaru Ardore dengan desain autentik dan inovasi terbaru.

 

Proses Dapatkan Sertifikasi

Selain itu Hartadinata Abadi juga sedang dalam proses mendapatkan sertifikasi London Bullion Market Association (LBMA) untuk EMASKU® yang ditargetkan pada akhir tahun ini. 

Sandra mengatakan, Sertifikasi LBMA ini nantinya akan membantu meningkatkan margin Perseroan serta menjadikan Hartadinata Abadi sebagai salah satu pemain lokal swasta yang mendapat pengakuan di Internasional.

“Di sisi lain, saat ini kami sedang fokus untuk memperkuat positioning Hartadinata sebagai pemain utama dalam ekosistem Bullion Bank di Indonesia dan juga meningkatkan brand image korporasi melalui desain perhiasan emas yang berkualitas dan autentik. Terakhir, Perseroan juga dalam proses membangun pabrik terintegrasi guna menopang produktivitas dan efisiensi,” kata Sandra.