Liputan6.com, Jakarta - Jakarta - PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) mengumumkan rencana pembelian kembali saham perseroan (buyback) dalam kondisi pasar yang berfluktuasi secara signifikan. Sehubungan dengan aksi tersebut, perseroan akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 21 Mei 2025 untuk meminta restu pemegang saham.
Rencananya, Indocement akan melakukan pembelian kembali atau buyback saham senilai Rp 2,25 triliun. Setelah mendapat persetujuan pemegang saham, periode buyback saham akan dimulai pada 22 Mei 2025-21 Mei 2026.
PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk akan memakai kas internal untuk buyback saham. Hal ini lantaran Perseroan mempunyai modal dan arus kas yang baik dan cukup untuk membiayai seluruh kegiatan usaha operasional belanja modal Perseroan serta buyback.
Advertisement
“Jika dana yang dialokasikan untuk pembelian kembali saham Perseroan telah habis dan atau jumlah saham yang akan dibeli kembali telah terpenuhi, Perseroan akan melakukan keterbukaan informasi terkait dengan penghentian pelaksanaan pembelian kembali saham,” ungkap manajemen perseroan dalam keterbukaan informasi Bursa, dikutip Rabu (16/4/2025).
Adapun buyback saham itu akan dilakukan sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nomor 29 Tahun 2023 pada 29 Desember 2023 tentang pembelian kembali saham yang dikeluarkan oleh perusahaan terbuka.
Manajemen Indocement Tunggal Prakarsa melakukan buyback seiring saham Perseroan sedang undervalued, pembelian kembali saham dapat menjadi salah satu cara untuk meningkatkan dan memperbaiki persepsi pasar terhadap Perseroan yang saat ini masih dalam posisi net-cash di mana manajemen yakin dengan masa depan Perseroan.
Untuk harga buyback saham yakni paling tinggi sebesar harga rata-rata dari harga penutupan perdagangan harian di BEI selama 90 hari terakhir sebelum tanggal pembelian kembali saham oleh Perseroan.
Prospek INTP di Tengah Program 3 Juta Rumah
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2820304/original/022016300_1559289616-indocement.jpg)
Pada perdagangan hari ini, Rabu 16 April 2025, saham INTP turun 4,91 persen ke posisi 5.325 saat berita ini ditulis. Dalam sepekan, INTP naik 9,57 persen namun terkoreksi 28,04 persen sejak awal tahun atau secara year to date (YTD).
Sebelumnya, Pemerintah melalui inisiatif Presiden Prabowo berencana membagun 3 juta rumah per tahun. Tanah yang akan dimanfaatkan untuk program tersebut berasal dari sitaan koruptor hingga eks obligor Bantuan Likuiditas bank Indonesia (BLBI).
Program tersebut menjadi sentimen positif bagi perusahaan semen seperti PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP). Tim Riset Phintraco Sekuritas perkirakan konsumsi semen domestik akan membaik didorong oleh berbagai agenda pemerintah seperti wacana program 3 juta rumah, keberlanjutan proyek Ibu Kota Negara Kepulauan (IKN), serta berbagai relaksasi yang diberikan kepada sektor properti, yang diharapkan dapat memberikan multiplier effect ke berbagai industri.
"Dengan mempertimbangkan hal-hal tersebut, kami proyeksikan konsumsi semen domestik tumbuh 1-2,5% pada 2025, yang diharapkan dapat membantu meningkatkan rasio utilisasi INTP menjadi 60% pada 2025," ulas Analis Phintraco Sekuritas, Aditya Prayoga dalam risetnya.
Advertisement
Semen Curah
Semen curah diperkirakan akan tetap menjadi penopang utama kinerja INTP. Hal ini didukung oleh keberlanjutan proyek strategis nasional (PSN) dan peningkatan permintaan dari proyek komersial seperti pembangunan pergudangan, smelter, pabrik, dan perumahan di kawasan pengembangan baru di luar Jakarta.
Di sisi lain, konsumsi semen dalam kantong diproyeksikan masih lemah dalam jangka pendek, seiring daya beli masyarakat yang masih lemah.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5515623/original/045243200_1772182225-dinas_perhubungan_-_klaim_facebook_cpns.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8336960/original/043977000_1782207955-cek_fakta_-_bibit_Ikan_lele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8327596/original/000770900_1782197299-cek_fakta_-_dishub_lowongan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5471300/original/019987800_1768283249-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-01-13T124627.766.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4883222/original/037561100_1720093648-20240704-IHSG-ANG_3.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3246/original/023028100_1470665987-kecil.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263365/original/096832600_1781914237-063_2282418040.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8359730/original/054220900_1782235074-063_2282965616.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258053/original/067867800_1781307185-cyle_larin_gol_kanada_bosnia_ap_sam_balkansky.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8319326/original/066926200_1782187594-portugal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262486/original/089294900_1781817493-000_B7KZ4JN.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263363/original/077170500_1781914217-AP26170799360158-Maroko.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261515/original/075937400_1781733992-IMG-20260618-WA0000.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258677/original/006830300_1781400870-000_B6Z639C.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261507/original/086752300_1781723618-063_2282082971.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261500/original/047650500_1781713643-bosnia.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263929/original/069841500_1782033777-portugal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262977/original/095515100_1781855197-20260616HK_Latihan_Timnas_Prancis_01.jpg)