Sukses

IHSG Menguat Terbatas, Sektor Saham Energi Pimpin Penguatan

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bertahan di zona hijau hingga penutupan perdagangan Selasa (9/8/2022). Indeks sektor saham energi topang penguatan IHSG.

Mengutip data RTI, IHSG menguat terbatas 0,23 persen ke posisi 7.102,88. Indeks LQ45 naik 0,16 persen ke posisi 1.008,70. Sebagian besar indeks acuan menghijau. Pada perdagangan Selasa pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 7.144,20 dan terendah 7.092,47.

Sebanyak 234 saham menguat dan 300 saham. 158 saham diam di tempat. Total frekuensi perdagangan 1.562.738 kali dengan volume perdagangan 31,4 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 15,3 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah di kisaran 14.917.

Sebagian besar sektor saham menghijau yang dipimpin indeks sektor saham energi. IDXenergy menanjak 2,47 persen, dan catat penguatan terbesar Diikuti indeks sektor saham IDXtransportasi mendaki 0,77 persen, indeks sektor saham IDXbasic menguat 0,42 persen.

indeks sektor saham IDXfinance menguat 0,39 persen, indeks sektor saham IDXtechno naik 0,15 persen. Selain itu, indeks sektor saham IDXproperty menanjak 0,13 persen, indeks sektor saham IDXinfrastruktur bertambah 0,11 persen.

Sementara itu, indeks sektor saham IDXhealth melemah 0,85 persen, dan catat koreksi terbesar. Diikuti indeks sektor saham IDXnonsiklikal turun 0,53 persen, indeks sektor saham IDXindustry tergelincir 0,03 persen dan indeks sektor saham IDXsiklikal susut 0,01 persen.

Bursa saham Asia tercatat bervariasi pada perdagangan Selasa, 9 Agustus 2022 seiring data ekonomi yang tenang. Namun, pelaku pasar mencermati data tenaga kerja Amerika Serikat (AS) pekan lalu.

 

 

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Saham SoftBank Melemah

Saham SoftBank turun 7 persen setelah Vision Fund melaporkan rugi 2,93 triliun Yen Jepang hingga Juni 2022. Perseroan terpukul lantaran bank sentral menaikkan suku bunga untuk hadapi inflasi.

Di Jepang, indeks Nikkei 225 turun 0,88 persen ke posisi 27.999,96 dan indeks Topix melemah 0,74 persen ke posisi 1.937,02. Indeks Korea Selatan Kospi menanjak 0,42 persen ke posisi 2.503,46. Indeks Kosdaq bertambah 0,34 persen ke posisi 833,65. Di Australia, indeks ASX 200 menguat 0,13 persen ke posisi 7.029,8.

Indeks Hang Seng melemah 0,3 persen. Sementara itu, saham Alibaba naik 0,7 persen. Alibaba mengajukan perubahan status di bursa Hong Kong menjadi utama. Bursa saham Hong Kong terima pengajuan tersebut pada Senin, 8 Agustus 2022, dan perubahan itu akan berlaku sebelum akhir 2022. Raksasa teknologi China tersebut pertama kali umumkan rencana pencatatan ganda di Hong Kong pada bulan lalu.

Bursa saham China pun menguat. Indeks Shanghai bertambah 0,32 persen ke posisi 3.247,43. Indeks Shenzhen bertambah 0,23 persen menjadi 12.331,09.

Saham perusahaan transportasi Zhengzhou Tiamaes Technology melonjak hampir 20 persen setelah Kementerian Transportasi merilis rancangan aturan untuk kendaraan self-driving yang dapat mengarah pada legalisasi kendaraan itu.

Saham ShenZhen RoadRover Technology melonjak 10 persen mencapai batas perdagangannya, berdasarkan media China.

 

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

3 dari 4 halaman

Indeks Dolar AS

Sementara itu, indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang sedikit berubah. Di sisi lain, latihan militer China yang berkelanjutan di sekitar Taiwan tidak banyak pengaruhi pasar, menurut Ekonom National Australia Bank, Tapas Strickland.

“Pasar sebaliknya telah mempertimbangkan laporan penggajian yang kuat pada Jumat dengan beberapa bank menyerukan kenaikan 75 basis poin pada September,” ujar dia seperti dikutip dari CNBC, Selasa, 9 Agustus 2022.

Dalam data ekonomi, investor menantikan data inflasi Amerika Serikat yang akan dirilis Rabu pekan ini waktu setempat.

Adapun bursa saham Singapura dan India libur pada Selasa pekan ini. Di Amerika Serikat, indeks S&P 500 turun 0,12 persen ke posisi 4.140,06. Indeks Nasdaq melemah 0,1 persen ke posisi 12.644,46. Indeks Dow Jones naik tipis menjadi 32.832,54.

Indeks dolar Amerika Serikat (AS) berada di posisi 106,320 dari posisi sebelumnya 107. “Pernyataan yang hawkish dari the Fed dan inflasi yang menguat mendukung dolar Amerika Serikat,” ujar Ekonom Commonwealth Bank of Australia, Kristina Clifton.

Yen Jepang diperdagangkan di kisaran 134,92 per dolar AS. Dolar Australia berada di posisi 0,6969.  Harga minyak menguat hampir dua persen pada perdagangan Senin. Namun, harga minyak melemah pada perdagangan di Asia. Harga minyak West Texas Intermediate (WTI) turun 0,79 persen ke posisi USD 90,09 per barel. Harga minyak Brent melemah 0,68 persen ke posisi USD 95,99 per barel.

4 dari 4 halaman

Top Gainers-Losers

Adapun saham-saham yang masuk top gainers antara lain:

-Saham TOOL melonjak 34,65 persen

-Saham KIOS melonjak 24,86 persen

-Saham BUAH melonjak 24,74 persen

-Saham MORA melonjak 24,49 persen

-Saham ELPI melonjak 24,44 persen

 

Saham-saham yang masuk top losers antara lain:

-Saham KLIN melemah 10 persen

-Saham ATAP melemah 6,92 persen

-Saham JARR melemah 6,90 persen

-Saham PNSE melemah 6,84 persen

-Saham META melemah 6,83 persen

 

Saham-saham teraktif berdasarkan nilai antara lain:

-Saham BUMI senilai Rp 1,1 triliun

-Saham ANTM senilai Rp 877,9 miliar

-Saham BBRI senilai Rp 805,6 miliar

-Saham TLKM senilai Rp 764,2 miliar

-Saham BBCA senilai Rp 735 miliar

 

Saham-saham teraktif berdasarkan frekuensi antara lain:

-Saham BUMI tercatat 59.546 kali

-Saham ANTM tercatat 57.408 kali

-Saham HATM tercatat 39.530 kali

-Saham JARR tercatat 32.266 kali

-Saham WIFI tercatat 31.673 kali

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS