Sukses

IHSG Bertahan di Zona Hijau, Aksi Jual Investor Asing Sentuh Rp 528 Miliar

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mampu bertahan di zona hijau pada sesi pertama perdagangan Rabu (18/5/2022). Penguatan IHSG tersebut terjadi di tengah aksi jual investor asing.

Pada penutupan perdagangan sesi pertama, IHSG naik 0,69 persen ke posisi 6.690,63. Indeks LQ45 menguat 0,36 persen ke posisi 1.007,78. Sebagian besar indeks acuan menghijau.

Pada sesi pertama, IHSG berada di level tertinggi 6.744,83 dan terendah 6.648,94. Sebanyak 285 saham menguat sehingga angkat IHSG. 215 saham melemah dan 169 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan 883.270 kali dengan volume perdagangan 13,9 miliar saham. Nilai transaksi harian Rp 10 triliun. Investor asing melakukan aksi jual Rp 528,46 miliar di seluruh pasar.

Sebagian besar sektor saham menghijau kecuali indeks sektor saham IDXenergy melemah 1,06 persen dan indeks sektor saham IDXinfrastruktur susut 0,50 persen.

Sementara itu, indeks sektor saham IDXbasic menguat 1,47 persen, indeks sektor saham IDXtransportasi menanjak 1,41 persen dan indeks sektor saham IDXtechno menguat 1,28 persen.

Bursa saham Asia sebagian besar bervariasi. Indeks Hang Seng turun 0,35 persen, indeks Thailand melemah 0,27 persen dan indeks Shanghai susut 0,19 persen.

Sementara itu, indeks Korea Selatan Kospi menguat 0,15 persen, indeks Jepang Nikkei menguat 0,70 persen, indeks Singapura bertambah 0,93 persen dan indeks Taiwan naik 1,15 persen.

 

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Top Gainers-Losers dan Aksi Investor Asing

Saham-saham yang masuk top gainers antara lain:

-Saham PSKT melonjak 30,19 persen

-Saham BCIC melonjak 26,03 persen

-Saham TGKA melonjak 19,75 persen

-Saham SLIS melonjak 19,62 persen

-Saham FORU melonjak 16,03 persen

 

Saham-saham yang masuk top losers antara lain:

-Saham KKGI melemah 6,98 persen

-Saham EMTK melemah 6,97 persen

-Saham ECII melemah 6,96 persen

-Saham RAJA melemah 6,92 persen

-Saham BSSR melemah 6,90 persen

 

Saham-saham yang dibeli investor asing antara lain:

-Saham TLKM senilai Rp 56,7 miliar

-Saham BBNI senilai Rp 54,2 miliar

-Saham PGAS senilai Rp 35,5 miliar

-Saham BMRI senilai Rp 34 miliar

-Saham DMMX senilai Rp 16,6 miliar

 

Saham-saham yang dijual investor asing antara lain:

-Saham PTBA senilai Rp 110 miliar

-Saham EMTK senilai Rp 81 miliar

-Saham BBRI senilai Rp 78,9 miliar

-Saham ADRO senilai Rp 76,5 miliar

-Saham BBHI senilai Rp 72,8 miliar

3 dari 4 halaman

Pembukaan IHSG pada 18 Mei 2022

Sebelumnya, gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melambung pada perdagangan Rabu (18/5/2022). Namun, investor asing melakukan aksi jual di seluruh pasar.

Pada pembukaan perdagangan, IHSG menguat 32 poin ke posisi 6.676,39. Pada pukul 09.21 WIB, IHSG naik 1,12 persen ke posisi 6.719. Indeks LQ45 menguat 0,82 persen ke posisi 1.012,88. Sebagian besar indeks acuan menghijau.

Pada awal sesi perdagangan, IHSG berada di level tertinggi 6.736,49 dan terendah 6.648,94. Sebanyak 281 saham menguat sehingga angkat IHSG. 151 saham melemah dan 171 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan 227.609 kali dengan volume perdagangan 4 miliar saham. Nilai transaksi harian Rp 3,2 triliun. Investor asing jual saham Rp 144,19 miliar di seluruh pasar. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 14.642.

Sebagian besar sektor saham menghijau. Indeks sektor saham IDXbasic menguat 1,72 persen. Diikuti indeks sektor saham IDXtransportasi melonjak 1,36 persen dan indeks sektor saham IDXtechno menanjak 1,04 persen.

4 dari 4 halaman

Prediksi IHSG

Sebelumnya, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih berpotensi di zona hijau pada perdagangan Rabu (18/5/2022). Untuk saham yang dapat dicermati, PT BNI Sekuritas memilih saham BBNI, ADRO, INDF dan MAPI.

Head of Technical Analyst Research BNI Sekuritas, Andri Zakaria Siregar menuturkan, IHSG masih berpeluang menguat dari candle morning doji star dan closed di atas 200 day moving average (MA).

"Trend bearish selama di bawah 6.902, berpeluang rawan rebound, karena masih bertahan di atas 200 day MA (6.596). Indikator MACD Bearish, Stochastic Oversold & dominan sell power. Selama di bawah 6.902, berpeluang menuju 6.584 done/6.477/6.279,” ujar Andri dalam risetnya, Rabu, 18 Mei 2022.

Adapun level resitance IHSG pada perdagangan hari ini berada di level 6.703/6.747/6.816/6.886, sedangkan level support 6.596/6.576/6.504/6.470, dengan perkiraan range 6.590 - 6.700.