Sukses

Top 3: Bank Neo Commerce Janjikan Profit pada 2023

Liputan6.com, Jakarta - PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) memproyeksikan pembukuan laba terjadi pada 2023. Hal itu lantaran pada tahun ini perseroan masih fokus menggarap ekosistem bank digital dan pertumbuhan pengguna atau user.

Direktur Utama Bank Neo Commerce, Tjandra Gunawan menjelaskan, tahun ini perseroan sudah mulai meluncurkan digital lending.

Dari layanan tersebut, Tjandra mengatakan profit perseroan secara bulanan sudah mulai tampak. Namun nantinya akan mulai terakselerasi secara signifikan pada kuartal III dan IV tahun ini, didukung layanan Buy Now Pay Late (BNPL).

Artikel mohon bersabar, Bank Neo Commerce Janjikan Profit pada 2023 menyita perhatian pembaca di saham. Ingin tahu artikel terpopuler lainnya di saham? Berikut tiga artikel di saham yang dirangkum pada Minggu (23/1/2022):

1.Mohon Bersabar, Bank Neo Commerce Janjikan Profit pada 2023

PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) memproyeksikan pembukuan laba terjadi pada 2023. Hal itu lantaran pada tahun ini perseroan masih fokus menggarap ekosistem bank digital dan pertumbuhan pengguna atau user.

Direktur Utama Bank Neo Commerce, Tjandra Gunawan menjelaskan, tahun ini perseroan sudah mulai meluncurkan digital lending.

Dari layanan tersebut, Tjandra mengatakan profit perseroan secara bulanan sudah mulai tampak. Namun nantinya akan mulai terakselerasi secara signifikan pada kuartal III dan IV tahun ini, didukung layanan Buy Now Pay Late (BNPL).

Berita selengkapnya baca di sini 

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 3 halaman

2.Indika Energy Genjot Investasi di Sektor Kendaraan dan Baterai Listrik

PT Indika Energy Tbk (INDY) berkolaborasi mengembangkan ekosistem energi baru berkelanjutan di Indonesia.Hal ini ditandai dengan kerja sama investasi di industri kendaraan listrik, baterai listrik dan berbagai industri pendukungnya.

Nota kesepahaman (MoU) diteken pada 21 Januari 2022 oleh Indika Energy, PT Industri Baterai Indonesia (IBC), Hon Hai Precision Industry Co Ltd (Foxconn), dan Gogoro Inc (Gogoro). Kolaborasi ini dilakukan melalui skema Build-Operate-Localize (BOL) di Indonesia.

Skema BOL dilakukan melalui tiga tahap dengan membangun, mengoperasikan dan melokalisasikan dengan tujuan meningkatkan kapasitas industri Indonesia di bidang industri baterai listrik, industri kendaraan listrik dan industri pendukungnya.

Berita selengkapnya baca di sini

3 dari 3 halaman

3.IHSG Menguat 0,49 Persen pada 17-22 Januari 2022

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup ke posisi 6.700 pada pekan ini. Selama periode 17-21 Januari 2022, IHSG menguat 0,49 persen ke posisi 6.726,37. Pada pekan lalu, IHSG berada di kisaran 6.693,40.

Kapitalisasi pasar bursa turut meningkat 1,22 persen menjadi Rp8.463,010 triliun dari Rp8.360,735 triliun pada penutupan pekan lalu. Rata-rata nilai transaksi harian Bursa selama sepekan merosot 0,13 persen menjadi Rp11,516 triliun dari Rp11,531 triliun pada penutupan pekan sebelumnya. Demikian mengutip data BEI, Sabtu, 22 Januari 2022

Perubahan turut terjadi di rata-rata frekuensi transaksi harian Bursa. Transaksi harian bursa turun 4,65 persen menjadi 1.302.330 transaksi dari 1.365.875 transaksi pada penutupan pekan lalu.

Berita selengkapnya baca di sini