Rajawali Kapital Emas Kini Genggam 83,65% Saham ARCI

Rajawali Kapital Emas membeli saham ARCI sebanyak 16,60 miliar saham dengan harga Rp 1.100 per saham pada Selasa, (23/6/2026).

Diterbitkan 24 Juni 2026, 18:36 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) mengumumkan laporan kepemilikan saham. Hal ini seiring transaksi jumbo di pasar negosiasi mencapai Rp 18 triliun pada Selasa, 23 Juni 2026.

Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Rabu, (24/6/2026), PT Rajawali Kapital Emas membeli 16.605.550.000 saham ARCI dengan harga Rp 1.100 per saham. Nilai transaksi pembelian saham ARCI itu mencapai Rp 18,26 triliun pada 23 Juni 2026.

Sementara itu, Rajawali Corpora melepas 16.605.550.000 saham ARCI dengan harga Rp 1.100 per saham pada 23 Juni 2026.

Perseroan menyebutkan terkait dua transaksi tersebut, tujuannya dalam rangka restruktururisasi internal (pengalihan antarafiliasi dalam satu grup) dengan status kepemilikan langsung.

Setelah transaksi, Rajawali Kapital Emas mengenggam 21,10 miliar saham ARCI atau setara 83,65%. Sebelumnya, Rajawali Kapital Emas memiliki 4,50 miliar saham ARCI atau setara 17,85%.

Sedangkan Rajawali Korpora tidak lagi menggenggam saham ARCI. Sebelumnya, Rajawali Korpora memiliki 16,60 miliar saham ARCI atau setara 65,80%

Pada penutupan perdagangan saham Rabu, 24 Juni 2026, harga saham ARCI melemah 9,81% menjadi Rp 965 per saham. Saham ARCI dibuka turun menjadi Rp 1.025 per saham dari penutupan sebelumnya Rp 1.070 per saham. Saham ARCI berada di level tertinggi Rp 1.055 dan terendah Rp 965 per saham. Total frekuensi perdagangan 12.613 kali dengan volume perdagangan saham 582.922 saham. Nilai transaksi Rp 58,6 miliar.

Sebelumnya, transaksi harian saham mencapai Rp 32,9 triliun pada perdagangan saham, Selasa, 23 Juni 2026. Hal ini seiring ada transaksi jumbo saham PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) di pasar negosiasi.

Mengutip data RTI, transaksi harian saham ARCI mencapai Rp 18,3 triliun di pasar negosiasi. Transaksi saham ARCI sebanyak tiga kali dengan volume perdagangan saham sekitar 1.660.555.000 saham. Harga saham ARCI di pasar negosiasi turun 0,90% menjadi Rp 1.100 per saham. Saham ARCI berada di level tertinggi dan terendah Rp 1.100 per saham.

Sedangkan di pasar regular, saham ARCI ditutup naik 2,88% menjadi Rp 1.070 per saham. Transaksi saham ARCI dibuka turun lima poin menjadi Rp 1.035 per saham. Harga saham ARCI berada di level tertinggi Rp 1.105 dan terendah Rp 1.000 per saham. Total frekuensi perdagangan 10.897 kali dengan volume perdagangan saham 166.604.752 saham. Nilai transaksi harian Rp 18,3 triliun.

 

Direktur Utama ARCI Beli 1,5 Juta Saham

Sebelumnya, Direktur Utama PT Archi Indonesia Tbk (ARCI), Rudy Suhendra membeli saham ARCI pada awal Juni 2026. Aksi pembelian saham ini untuk investasi.

Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Sabtu (6/6/2026), Direktur Utama Archi Indonesia, Rudy Suhendra membeli 1.500.000 saham ARCI dengan harga Rp 1.036 per saham. Dengan demikian, nilai transaksi pembelian saham ARCI mencapai Rp 1,55 miliar.

"Tujuan transaksi investasi dengan status kepemilikan langsung," demikian seperti dikutip dari keterbukaan informasi BEI.

Setelah transaksi, ia memiliki 28.500.000 saham ARCI atau setara 0,113%. Sebelumnya, Rudy memiliki saham ARCI 27.000.000 atau setara 0,107%.

 

Rajawali Kapital Emas Beli 1,53 Miliar Saham ARCI, Ini Tujuannya

Sebelumnya, salah satu pemegang saham PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) yakni PT Rajawali Kapital Emas membeli saham ARCI pada Senin, 6 April 2026. Transaksi pembelian saham ARCI ini untuk restrukturisasi internal.

Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (7/4/2026), Rajawali Kapital Emas membeli 1.536.826.000 saham ARCI dengan harga Rp 1.275 per saham. Nilai pembelian saham ARCI itu sekitar Rp 1,95 triliun. Adapun Rajawali Kapital Emas membeli saham ARCI itu dari pengendali saham ARCI yakni Rajawali Corpora.

Pada 6 April 2026, Rajawali Corpora menjual 1.536.825.000 saham ARCI dengan harga Rp 1.275 per saham.

“Tujuan transaksi restrukturisasi internal (pengalihan antar afiliasi dalam satu grup dengan status kepemilikan langsung,” demikian seperti dikutip dari keterbukaan informasi BEI.

Setelah transaksi penjualan saham ARCI, Rajawali Corpora mengenggam 65,80% saham ARCI atau setara 16,60 milliar saham. Sebelumnya Rajawali Corpora memiliki 71,89% saham ARCI atau setara 18,14 miliar saham.

Sedangkan Rajawali Kapital Emas memiliki 17,85% saham ARCI atau setara 4,50 milair saham ARCI. Sebelumnya, Rajawali Kapital Emas mengenggam 11,76% saham ARCI atau setara 2,96 miliar saham ARCI.