Sukses

Bos Indofood Anthoni Salim Genggam 9,08 Persen Saham EMTK

Liputan6.com, Jakarta - CEO PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) Anthoni Salim mengenggam saham PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK)  atau disebut Emtek lebih dari lima persen.

Mengutip dari pelaporan pemegang saham di atas 5 persen berdasarkan data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) per 23 Maret 2021, yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Kamis, (25/3/2021), Anthoni Salim memiliki 5.127.302.220 atau 5,12 miliar saham EMTK. Jumlah itu setara 9,08 persen saham Emtek.

Sebelumnya, bila melihat daftar pemegang saham di laporan keuangan EMTK per 30 September 2020, belum ada nama Anthoni Salim dalam jajaran pemegang saham.

Mengutip keterbukaan informasi di BEI berdasarkan laporan kepemilikan efek yang mencapai 5 persen atau lebih pada Januari 2021, Anthoni Salim mengenggam 9,08 persen atau setara 5.127.302.220 atau 5,12 miliar saham EMTK per 18 Januari 2021.

Berdasarkan data RTI, pemegang saham per 28 Februari 2021, Anthoni Salim sudah menggenggam 5,12 miliar saham atau setara 9,10 persen saham EMTK.

Komposisi pemegang saham Emtek antara lain Eddy Sariaatmadja sebesar 24,90 persen, Ir Susanto Suwarto sebesar 12,60 persen, PT Adikarsa Sarana sebesar 11,50 persen, Anthoni Salim 9,10 persen, Piet Yaury sebesar 8,80 persen, PT Prima Visualindo sebesar 8,10 persen, The Northern Trust Company S/A Archipelago Investment Pte Ltd sebesar 8,10 persen, Fofo Sariaatdmadja sebesar 5,4 persen, masyarakat sebesar 9 persen dan saham treasury sebesar 2,50 persen.

Anthoni Salim pertama kali menjadi Direktur Utama dan Chief Executive Officer (CEO) Indofood berdasarkan keputusan RUPST Perseroan pada 2004 dan terakhir diangkat kembali pada 2018, demikian mengutip laman Indofood.

Anthoni Salim juga menjabat sebagai Direktur Utama ICBP pada 2009 hingga sekarang. Ia juga menjabat sebagai Chairman First Pasific pada 2003 hingga sekarang, dan anggota Asia Business Council pada 2004 hingga sekarang.

Selain itu, ia juga menjabat sebagai Presiden dan CEO Grup Salim. Sebelumnya, Anthoni Salim pernah menjabat sebagai direktur dari First Pacific pada 1981-2003.

2 dari 3 halaman

Emtek Tetapkan Harga Private Placement

Sebelumnya, PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) atau Emtek akan menambah modal dengan mekanisme tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau private placement pada 31 Maret 2021.

Mengutip keterbukaan informasi ke Bursa Efek Indonesia (BEI) ditulis Rabu (24/3/2021), perseroan akan melaksanakan penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD)  atau private placement setelah mendapatkan persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 18 Februari 2021.

Perseroan akan menerbitkan saham baru dengan jumlah 4.757.945.063 saham atau 4,75 miliar saham dengan nilai nominal Rp 20 per saham. PMTHMETD akan dilaksanakan pada harga pelaksanaan Rp 1.954 per saham.

Pelaksanaan PMTHMETD akan dilakukan pada 31 Maret 2021. Pemberitahuan hasil pelaksanaan private placement pada 5 April 2021.

Pada penutupan perdagangan saham Selasa, 23 Maret 2021, saham EMTK naik 4,62 persen ke posisi Rp 2.490 per saham. Saham EMTK sempat di level tertinggi Rp 2.570 dan terendah Rp 2.390 per saham. Total frekuensi perdagangan saham 6.860 kali dengan nilai transaksi Rp 167,6 miliar.

 

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini