Sukses

Sinar Mas Multifinance Terbitkan Obligasi Rp 732,50 Miliar pada 2021

Liputan6.com, Jakarta - PT Sinar Mas Multifinance (SMM) akan menawarkan Obligasi Berkelanjutan II Tahap II 2021 senilai Rp 732,50 miliar. Dana hasil penawaran umum berkelanjutan obligasi ini untuk modal kerja pembiayaan sesuai yang ditentukan oleh izin yang dimiliki perseroan berdasarkan ketentuan dan perundang-undangan yang berlaku.

Surat utang ini akan ditawarkan dalam tiga seri. Rinciannya, untuk seri A, pokok yang ditawarkan Rp 348 miliar dengan tingkat bunga tetap sebesar 9,75 persen per tahun dengan tenor 370 hari kalender yang terhitung sejak tanggal emisi.

Pembayaran obligasi dilakukan secara penuh sebesar 100 persen dari jumlah pokok obligasi berkelanjutan II Sinar Mas Multifinance Tahap II Tahun 2021 seri A.

Seri B, jumlah pokok obligasi yang ditawarkan sebesar Rp 333,50 miliar dengan tingkat bunga tetap sebesar 10,50 persen per tahun dengan jangka waktu 3 tahun. Pembayaran obligasi dilakukan secara penuh sebesar 100 persen dari jumlah pokok obligasi berkelanjutan II Sinar Mas Multifinance Tahap II Tahun 2021 seri A

Sedangkan seri C, jumlah yang ditawarkan sebesar Rp 51 miliar dengan tingkat bunga tetap sebesar 11,50 persen per tahun bertenor selama 5 tahun.

Dilansir dari laman keterbukaan informasi BEI, Jumat (22/2/2021), bunga obligasi dibayarkan setiap tiga bulan sejak tanggal emisi, sesuai dengan tanggal pembayaran masing-masing bunga obligasi.

Pembayaran bunga obligasi pertama akan dilakukan pada 11 Mei 2021. Sedangkan pembayaran bunga obligasi terakhir sekaligus jatuh tempo obligasi untuk seri A jatuh pada 21 Februari 2022. Obligasi Seri B pada 11 Februari 2024, dan 11 Februari 2026 untuk Seri C.

 

2 dari 3 halaman

Jadwal Penawaran Obligasi

Dalam aksi korporasi ini, SMM menunjuk PT Sinarmas Sekuritas, pihak terafiliasi sebagai penjamin pelaksana emisi dan PT Bank Bukopin Tbk (BBKP) sebagai wali amanat.

Jadwal penerbitan obligasi antara lain tanggal efektif pada 13 Juli 2020, penawaran obligasi pada 3-5 Februari 2021, penjatahan pada 9 Februari 2021, pengembalian uang pemesanan dan distribusi obligasi secara elektronik pada 11 Februari 2021, dan pencatatan obligasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 15 Februari 2021.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini