Sukses

Usai Memerah, IHSG Ditutup pada Zona Hijau

Liputan6.com, Jakarta Usai dibuka melemah, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak di zona hijau pada penutupan perdagangan saham Rabu pekan ini. Rupiah kini berada di posisi Rp 14.661.

Pada penutupan perdagangan saham, Rabu (29/8/2018), IHSG menguat 22,49 poin atau 0,37 persen ke posisi 6.065,14.

Indeks saham LQ45 menguat 0,60 persen ke posisi 962,705. Sebagian besar indeks saham acuan menghijau.

Sebanyak 158 saham menguat sehingga mengangkat IHSG ke zona hijau. Sebanyak 190 saham melemah sehingga belum mampu dorong IHSG naik cukup besar. Sementara itu, 145 saham diam di tempat.

Pada sesi pertama, IHSG sempat berada di level tertinggi 6.065,14 dan terendah 6.003,49.

Adapun frekuensi perdagangan saham sekitar 338.835 kali dengan volume perdagangan 8,8 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 7,3 triliun.

Investor asing beli saham Rp 454,503 miliar di pasar regular. Posisi dolar Amerika Serikat berada di kisaran Rp 14.661.

 

Saham-saham yang menguat antara lain saham ALKA naik 25 persen ke posisi 340 per saham, saham AKSI melonjak 24,46 persen ke posisi 346 per saham, dan saham ANJT menanjak 15,21 persen ke posisi 153 per saham.

Sementara itu, saham-saham yang tertekan antara lain saham SAFE merosot 13,56 persen ke posisi 153 per saham, saham BKSW turun 11,11persen ke posisi 160 per saham, dan saham JIHD tergelincir 9,64 ke posisi 450 per saham.

 

 

 

* Update Terkini Jadwal Asian Games 2018Perolehan Medali hingga Informasi Terbaru dari Arena Asian Games 2018 dengan lihat di Sini

 

 

 

2 dari 2 halaman

IHSG Tak Mampu Lanjutkan Penguatan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah pada pembukaan perdagangan Rabu pekan ini.

Pada pra pembukaan perdagangan saham, Rabu (29/8/2018), IHSG melemah 17,04 poin atau 0,28 persen ke posisi 6.025,60. Pada pembukaan pukul 09.00 WIB, IHSG masih melemah 13,37 poin atau 0,22 persen ke posisi 6.028,91.

Indeks saham LQ45 ikut melemah 0,33 persen ke posisi 954,23. Sebagian besar indeks saham acuan kompak melemah.

Pada awal sesi perdagangan, IHSG sempat berada di level tertinggi 6.035,23 dan terendah 6.024,67.

Sebanyak 91 saham menguat tetapi tak mampu mengangkat IHSG. Sedangkan 48 saham melemah dan menekan IHSG. Selain itu 110 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan saham 14.520 kali dengan volume perdagangan 162,8 juta saham. Nilai transaksi harian saham Rp 188,5 miliar.

Investor asing jual saham Rp 10 miliar di seluruh pasar. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp 14.653.

Hampir semua sektor saham melemah. Hanya sektor pertanian dan aneka dasar yang mampu melambung masing-masing 1,72 persen dan 0,82 persen.

Sektor keuangan mencatatkan pelemahan terbesar 0,92 persen. Disusul sektor saham infrastruktur melemah 0,74 persen dan sektor saham industri dasar 0,35 persen.

Saham-saham yang catatkan penguatan antara lain saham INCF mendaki 11,64 persen ke posisi Rp 163 per saham, saham ETWA naik 10,23 persen menjadi Rp 97 per saham.

Sedangkan saham-saham yang tertekan antara lain saham MTSM turun 7,09 persen ke posisi Rp 131 per saham, saham IDPR merosot 6,52 persen ke posisi Rp 645 per saham, dan saham MITI susut 6,52 persen ke posisi Rp 87 per saham.

 

  • Saham adalah hak yang dimiliki orang (pemegang saham) terhadap perusahaan berkat penyerahan bagian modal sehingga dianggap berbagai dalam pe
    Saham
  • IHSG