Liputan6.com, Jakarta - Pengakuan JU, suami yang tega membakar istrinya, FL, di Kota Metro, Lampung, mengungkap dugaan pemicu aksi kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) tersebut. Pria itu mengaku sakit hati karena diblokir sang istri hingga pikirannya gelap dan nekat menyiramkan bahan bakar ke tubuh korban.
Ironisnya, FL saat itu tengah mengandung anak kedua mereka. Akibat aksi tersebut, korban mengalami luka bakar sekitar 80 persen pada tubuhnya dan masih menjalani perawatan intensif di RSUD Ahmad Yani, Kota Metro.
Dalam pemeriksaan polisi, JU mengaku sakit hati karena merasa diabaikan oleh istrinya. Ketika ditanya mengenai alasan membakar korban, tersangka menjawab singkat.
Advertisement
"Saya sakit hati," kata JU saat diperiksa penyidik, Rabu (14/10/2026).
Penyidik kemudian menanyakan hal yang membuatnya sakit hati. JU mengaku persoalan tersebut berkaitan dengan tindakan sang istri yang memblokir dirinya.
"Ya, di-block gitu," ujarnya.
Dalam pemeriksaan tersebut, JU juga ditanya mengenai apa yang ada di pikirannya sebelum melakukan aksi pembakaran terhadap FL.
"Pikirannya sudah gelap, saya," kata JU.
Dia kemudian menceritakan bagaimana dirinya mengambil bahan bakar dari sepeda motor. Bahan bakar jenis Pertalite itu kemudian disiramkan ke tubuh korban sebelum api menyambar.
"Bensin itu diambil di motor, terus langsung saya siram," ujarnya.
JU mengakui menggunakan korek api untuk memicu kobaran api. Setelah melihat korban terbakar, dia mengaku sempat memperhatikan kondisi korban sebelum akhirnya meninggalkan lokasi.
Ketika ditanya apakah menyesali perbuatannya, JU menjawab singkat.
"Saya nyesel pak," katanya.
Namun, saat ditanya apakah sudah mengetahui kondisi terkini istrinya yang mengalami luka bakar serius, JU mengaku belum mengetahuinya.
"Belum tahu sih," ujarnya.
Â
Â
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373878/original/070947300_1791993524-1001761002.jpg)
Dugaan Perselingkuhan Jadi Pemicu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373877/original/058889900_1791993524-1001760992.jpg)
Kasat Reskrim Polres Metro, AKP Rizky Dwi Cahyo, mengatakan dugaan perselingkuhan menjadi pemicu aksi kekerasan yang dilakukan tersangka terhadap istrinya.
"Motifnya cemburu, menduga istrinya selingkuh," kata Rizky saat dikonfirmasi, Selasa (13/10/2026).
Rizky menjelaskan, korban mengalami luka bakar sekitar 80 persen. Hingga Selasa, FL masih menjalani perawatan medis di RSUD Ahmad Yani, Kota Metro.
"Korban terbakar 80 persen, saat ini masih dirawat. Korban ini sedang hamil, namun saya belum tahu kondisi kehamilannya seperti apa setelah kejadian kemarin," jelasnya.
Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (11/10/2026) sekitar pukul 00.39 WIB di Jalan Melati Timur, Kelurahan Metro, Kecamatan Metro Pusat, Kota Metro, Lampung.
Menurut polisi, tersangka menyiramkan Pertalite ke bagian kepala korban sebelum api menyambar tubuhnya. FL mengalami luka bakar pada bagian wajah, badan, dan kaki.
Â
Advertisement
Pelaku Menyerahkan Diri, Polisi Sita Sejumlah Barang Bukti
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373880/original/089732400_1791993524-1001760991.jpg)
Setelah menerima laporan dan melakukan penyelidikan, polisi mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi untuk mengungkap peristiwa tersebut.
Rizky mengatakan JU kemudian menyerahkan diri kepada polisi. Tersangka kini ditahan di Mapolres Metro untuk menjalani proses hukum.
Dalam penanganan kasus ini, polisi menyita sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan aksi pembakaran tersebut. Barang bukti itu meliputi korek api gas berwarna merah dan botol air mineral berisi Pertalite.
Polisi juga mengamankan kasur, seprai, bantal, sarung bantal, pakaian, pakaian dalam, serta satu unit sepeda motor Honda Revo berwarna hitam perak.
Atas perbuatannya, JU dijerat Pasal 44 ayat (2) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga atau Pasal 466 ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.
Tersangka terancam hukuman pidana penjara hingga 10 tahun.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5152114/original/020170500_1741235399-cek_fakta_bank_mandiri.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4588612/original/076171200_1695698562-20230926-Bansos-Beras-Arbas-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373717/original/089421500_1791973478-Cek_fakta_Bank_Mandiri_--.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5191453/original/000691000_1744960231-RaziaNTB1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373879/original/075299100_1791993524-1001760999.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364651/original/002458200_1791013905-A6_00020.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363979/original/062618200_1790927438-WhatsApp_Image_2026-10-02_at_14.34.23.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373902/original/034669300_1791996069-Lampung_water_bombing_kahutla_1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373895/original/069047000_1791995518-1000660138.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373886/original/082042300_1791995112-1000660390.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9336882/original/083798700_1788192973-1000510090.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9370622/original/074880500_1791646953-IMG-20261010-WA0139.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372870/original/008883600_1791899008-PERSIB.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373799/original/022168900_1791983183-WhatsApp_Image_2026-10-14_at_19.18.27.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373779/original/022428800_1791980047-Screenshot_20261014_185549_WhatsApp_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5363738/original/060442000_1758960691-AP25268675192304.jpg)