Konvoi Kendaraan Freeport Ditembaki

Tiga kendaraan terkena tembakan.

Diterbitkan 04 September 2026, 18:08 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Tiga kendaraan dalam konvoi PT Freeport Indonesia ditembaki di Jalan Tambang Mile Point 60, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah. Polisi melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku penembakan.

Kepala Satgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026 Kombes Pol Yusuf Sutejo mengatakan, tiga kendaraan yang terkena tembakan terdiri atas dua bus dan satu truk derek.

Penembakan terjadi pada Rabu (2/9/2026) pukul 08.25 WIT saat konvoi bergerak dari kawasan Mile Point 68 Tembagapura menuju Kota Timika.

“Dari hasil pemeriksaan awal, terdapat tiga kendaraan yang terkena tembakan, yaitu dua unit bus dan satu unit truk derek. Meski demikian, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut,” kata Yusuf. Dikutip dari Antara.

Menurut Yusuf, pengemudi bus nomor lambung 140591 baru menyadari kendaraannya terkena tembakan setelah mendengar beberapa kali suara letusan saat melintas di kawasan Mile Point 60.

Pengemudi bus nomor lambung 140575 juga mengaku mendengar suara letusan ketika melintas di kawasan tersebut dan baru mengetahui kendaraannya terkena tembakan setelah dilakukan pemeriksaan di Mile Point 58.

Sementara pengemudi truk derek nomor lambung 021074 mengaku mendengar tiga kali suara tembakan dari arah kiri jalan ketika rombongan melintas dari arah Pos RPU 47 menuju Pos RPU 46 di kawasan Mile Point 60.

Yusuf mengatakan personel gabungan telah melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan yang terkena tembakan serta olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi penembakan.

"Dari hasil pemeriksaan, petugas mengamankan serpihan kaca kendaraan dan enam serpihan logam yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut," bebernya.

Dalam olah TKP, petugas juga menemukan tiga selongsong amunisi kaliber 5,56 milimeter di sekitar lokasi kejadian. Seluruh temuan tersebut diamankan untuk kepentingan penyelidikan.

Yusuf menegaskan polisi belum menetapkan kelompok tertentu sebagai pelaku karena masih mendalami keterangan saksi, barang bukti, dan temuan di lapangan.

“Pihak yang diduga sebagai pelaku masih dalam proses penyelidikan. Petugas masih mendalami keterangan saksi, barang bukti, dan temuan di lapangan untuk memastikan pihak yang bertanggung jawab atas peristiwa tersebut,” katanya.

Manajemen PT Freeport Indonesia telah melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Tembagapura dengan Laporan Polisi Nomor LP/B/13/IX/2026/SPKT/Polsek Tembagapura/Polres Mimika/Polda Papua Tengah.

Yusuf mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Mimika dan unsur terkait untuk mengungkap pelaku serta motif penembakan.

“Penyelidikan terus berjalan. Kami akan mendalami setiap temuan secara profesional dan berdasarkan fakta, sehingga proses penanganan perkara dapat dilakukan sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” katanya.

Konvoi PT Freeport Indonesia tersebut terdiri atas 15 kendaraan, yakni 13 bus, satu truk derek, dan satu mobil boks.

Tiga kendaraan yang terkena tembakan masing-masing bus nomor lambung 140591, bus nomor lambung 140575, dan truk derek nomor lambung 021074.