Jasad Pria Tergeletak di Halaman Rumah Warga, Ternyata DPO Curanmor

Penemuan tersebut sempat membuat warga Lampung Timur bertanya-tanya.

Diterbitkan 17 Agustus 2026, 18:12 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Warga Dusun Setia Batin, Desa Rajabasa Lama, Kecamatan Labuhan Ratu, Kabupaten Lampung Timur, digegerkan dengan penemuan jasad seorang pria yang tergeletak di halaman rumah warga pada Senin (17/8/2026) pagi.

Penemuan tersebut sempat membuat warga bertanya-tanya. Pasalnya, pria yang ditemukan dalam posisi telungkup itu bukan warga setempat.

Dalam video yang beredar, sejumlah warga terlihat berkumpul di sekitar lokasi. Mereka sempat menduga pria tersebut sengaja diturunkan atau dibuang oleh seseorang.

"Kayaknya iya, kayaknya dibuang," terdengar percakapan warga dalam video tersebut.

Petugas kemudian mendatangi lokasi dan melakukan pemeriksaan. Polisi menemukan sejumlah barang di sekitar jasad, di antaranya topi berwarna hitam dan jam tangan berwarna hitam.

Lokasi penemuan juga langsung dipasangi garis polisi untuk kepentingan pemeriksaan.

Identitas pria tersebut akhirnya terungkap.

Penjelasan Polisi

Kasatreskrim Polres Lampung Timur Iptu Muhammad Iksir mengatakan jasad itu merupakan Repi Juanda, warga Dusun 1, RT/RW 001/001, Desa Putra Aji 2, Kecamatan Sukadana, Lampung Timur.

Repi ternyata masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Polres Lampung Timur terkait sejumlah kasus pencurian sepeda motor.

"Iya benar, jasad pria itu memang DPO kita, buronan kasus pencurian sepeda motor," kata Iksir, Senin (17/8/2026).

Menurut Iksir, Repi diduga terkait dengan sekitar enam laporan polisi (LP) kasus tindak pidana pencurian sepeda motor.

"Banyak LP-nya, sekitar enam laporan," ujarnya.

Terkait penyebab kematian, Iksir mengatakan polisi belum dapat memastikannya. Berdasarkan informasi awal yang diterima penyidik, Repi disebut sempat mengalami sakit sebelum ditemukan meninggal dunia.

Polisi juga tidak menemukan tanda-tanda luka pada pemeriksaan bagian luar tubuh korban.

Iksir menegaskan informasi tersebut masih merupakan dugaan awal dan belum menjadi kesimpulan resmi mengenai penyebab kematian.

Jasad Repi sempat dibawa ke Rumah Sakit Sukadana untuk pemeriksaan. Setelah itu, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga.

Keluarga juga membuat pernyataan untuk tidak dilakukan autopsi terhadap jasad korban.

"Sudah diserahkan kepada keluarga. Ada pernyataan dari keluarga untuk tidak melakukan autopsi," terangnya.

Polisi masih melakukan penyelidikan terkait kondisi Repi sebelum ditemukan meninggal dunia.