Bahlil Soal Rencana Jadi Menko: Saya Kerja Setiap Hari

Bahlil Lahadalia kini merangkap dua jabat sebagai Menteri ESDM dan Menko Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi.

Diterbitkan 01 Oktober 2026, 21:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Bahlil Lahadalia bicara mengenai rencana setelah ditunjuk menjadi Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi. Meski belum merinci target yang akan dicapai, Bahlil akan fokus kerja.

Bahlil masih menjabat sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Setelah menempati jabatan baru, Bahlil belum menetapkan banyak target, tetapi, memastikan akan bekerja setiap hari.

"Saya selalu bekerja tiap hari, bukan per 3 bulan ya, tiap hari, tiap hari, tiap hari, jadi saya kerja, berpikir, kerja, berpikir, berpikir, kerja," ujar Bahlil di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis (1/10/2026).

Ketika ditanya mengenai sejumlah target dan rencana ke depan, Bahlil tak bicara banyak. Dia menjanjikan akan melaporkan kinerjanya setelah dilakukan.

"Masya Allah, aku baru dilantik sayang, nanti sudah kerja baru saya laporkan lagi ya," kata dia.

Bahlil juga belum mengungkap proyek prioritas yang akan dikebut kedepannya. "Nanti setelah ini baru saya melapor sama Bapak Presiden, baru dilantik ya," ujar dia.

Bahlil Lahadalia Rangkap Dua Jabatan Menteri

Sebelumnya, Bahlil Lahadalia masih menjabat sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) meski telah dilantik jadi Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi oleh Presiden Prabowo Subianto.

Dia menjelaskan pelantikannya dilakukan berbarengan dengan sejumlah pejabat Kabinet Merah Putih lainnya. "Khususnya saya, dilantik sebagai Menko Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus merangkap jadi Menteri ESDM," kata Bahlil usai dilantik di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis, 1 Oktober 2026.

"Saya tahu ini adalah amanah, tanggung jawab negara yang saya harus emban dan saya akan melaksanakan tugas dengan baik, baik sebagai Menteri ESDM maupun Menko Hilirisasi dan Transisi Energi," imbuh dia.

 

Jabatan Baru

Bahlil mengamini ini jadi jabatan baru dalam Kabinet Merah Putih. Dia juga enggan bicara kemungkinan adanya orang baru yang menjabat Menteri ESDM. Saat ini, mandat yang diberikan kepadanya adalah merangkap di dua posisi tersebut.

"Saya tidak boleh menjawab melampaui batas kewenangan. Saya hanya menjalankan sesuai dengan apa yang diperintahkan dalam Keppres (Keputusan Presiden) Bapak Presiden. Karena kita maknai semua kewenangan tentang ketatanegaraan itu adalah hak prerogatif Bapak Presiden, dan dilimpahkan kepada pembantu-pembantunya," beber dia.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6