BMK 1957 Siapkan Mubes V, Bahas Penguatan Kaderisasi

BMK 1957 akan menggelar Mubes V di Kabupaten Semarang pada 8-10 Agustus 2026 untuk memperkuat kaderisasi dan konsolidasi organisasi.

Diterbitkan 04 Agustus 2025, 18:44 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Barisan Muda Kosgoro 1957 (BMK 1957) akan menggelar Musyawarah Besar (Mubes) V di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, pada 8-10 Agustus 2026.

Mubes V BMK 1957 akan diikuti sekitar 250 peserta dari seluruh provinsi di Indonesia. Kegiatan tersebut juga akan melibatkan unsur organisasi kepemudaan (OKP) kekaryaan tingkat nasional.

Ketua Penyelenggara Mubes V BMK 1957, Siswanto, mengatakan kegiatan tersebut akan dibuka oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat Kolektif (PPK) Kosgoro 1957, Sari Yuliati.

"Mubes V akan dibuka secara resmi oleh Ketua Umum PPK Kosgoro 1957, Ir. Hj. Sari Yuliati, MT yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPR RI,” ujar Siswanto dalam konferensi pers, Minggu (2/8/2026).

Selain agenda organisasi, Mubes V akan diisi kegiatan peningkatan kapasitas atau upgrading kader. Sejumlah tokoh dijadwalkan memberikan materi, di antaranya Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar Muhammad Sarmuji, mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo, Ketua Bidang Pemuda DPP Golkar Said Aldi Al Idrus, serta Ketua Bidang Ormas DPP Golkar Fahd A Rafiq.

Sejumlah mantan Ketua Umum BMK 1957 dan tokoh politik Jawa Tengah juga dijadwalkan hadir sebagai pemateri.

“Di dalam Mubes V akan diberikan bobot materi upgrading oleh Sekjen DPP Partai Golkar Muhammad Sarmuji, Dito Ariotedjo yang juga adalah Menpora RI 2023-2025, Said Aldi Al Idrus Ketua Bidang Pemuda DPP Golkar, Fahd A Rafiq Ketua Bidang Ormas DPP Golkar, serta Ketua Umum BMK 1957 pada zamannya dan Tokoh Politik Jawa Tengah salah satunya yaitu H. Muhammad Saleh,” jelasnya.

 

Kesiapan Pelaksanaan Capai 80 Persen

Ketua Organizing Committee (OC) Mubes V BMK 1957, Mahardika Soemantri, mengatakan persiapan kegiatan telah mencapai sekitar 80 persen.

Menurut dia, Mubes V akan dikemas melalui perpaduan agenda formal dan informal. Peserta juga akan mengikuti kegiatan city tour untuk mengenal kearifan lokal sekaligus melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Jawa Tengah.

“Acara ini kami kemas meriah dengan memadukan konsep Mubes secara formal dan informal. Akan ada city tour untuk memberikan pemahaman tentang local wisdom kepada peserta yang hadir, sekaligus melibatkan UMKM yang ada di Semarang, Jawa Tengah,” ujar Mahardika.

Ia mengatakan konsep tersebut menjadi salah satu pembeda Mubes V BMK 1957 dengan forum musyawarah organisasi lainnya.

“Mubes BMK 1957 tidak hanya ruang formal, tetapi juga ruang informal tanpa menghilangkan esensi organisasi,” pungkasnya.

Perkuat Kaderisasi dan Konsolidasi

Sekretaris Jenderal DPP BMK 1957, Almanzo Bonara, mengatakan Mubes V mengusung tema, “Konsistensi Kaderisasi dan Kesinambungan Konsolidasi Barisan Muda Kosgoro 1957 sebagai Kader Penggerak untuk Kejayaan Partai Golkar Menuju Indonesia Emas 2045.”

Menurut Almanzo, tema tersebut menegaskan pentingnya penguatan kaderisasi di lingkungan Kosgoro 1957 dan Partai Golkar.

“Kaderisasi merupakan kebutuhan utama bagi Kosgoro 1957 dan Partai Golkar, agar dapat melahirkan kader-kader yang berkualitas menuju Indonesia Emas 2045,” tegas Almanzo.

Ia menyebut Mubes V juga menjadi bagian dari komitmen kepemimpinan Ketua Umum DPP BMK 1957 Kemas Ilham Akbar dan jajaran pengurus untuk melanjutkan proses kaderisasi serta mencetak kader penggerak organisasi dan partai.

“Ini adalah bagian dari panggilan sejarah. BMK 1957 sudah banyak berkontribusi melahirkan pemimpin nasional di DPP Golkar dan di Indonesia. Kami berkomitmen untuk terus mencetak kader penggerak partai,” tutupnya.