Trik Menjernihkan Minyak Goreng Bekas Pakai Larutan Tepung Kanji, Kotoran dan Bau Langsung Terangkat

Simak trik menjernihkan minyak goreng bekas pakai larutan tepung kanji yang ampuh angkat kotoran dan bau, lengkap dengan tanda minyak sudah tidak layak pakai.

Diterbitkan 02 Oktober 2026, 09:06 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Minyak goreng bekas sering terlihat keruh dan berbau menyengat setelah dipakai menggoreng berkali-kali di rumah. Banyak orang akhirnya memilih membuang minyak tersebut karena dianggap sudah rusak dan tidak layak pakai lagi. Padahal ada trik menjernihkan minyak goreng bekas yang bisa dicoba memakai bahan dapur sederhana, yaitu larutan tepung kanji.

Larutan tepung kanji dikenal ampuh mengikat sisa tepung dan partikel kotoran yang melayang bebas di dalam minyak goreng. Proses pengikatan ini membuat kotoran perlahan mengendap ke dasar wadah sehingga minyak kembali terlihat jernih dan bersih. Cara sederhana ini juga dipercaya mampu mengurangi bau tidak sedap akibat sisa makanan yang gosong.

Berikut ini adalah langkah-langkah lengkap yang bisa diikuti untuk mengembalikan minyak goreng bekas agar lebih bersih hanya dengan menggunakan larutan kanji, dilansir Liputan6.com dari berbagai sumber, Jumat (2/10/2026). Ikuti trik menjernihkan minyak goreng ini untuk menghemat pengeluaran rumah tangga.

Siapkan Larutan Tepung Kanji

Siapkan satu sendok makan tepung kanji, lalu larutkan dengan air secukupnya hingga tercampur rata tanpa gumpalan. Aduk larutan sampai benar-benar halus dan tidak ada sisa tepung yang menggumpal di dasar wadah. Larutan ini nantinya berfungsi mengikat kotoran yang tercampur di dalam minyak goreng bekas.

Pastikan takaran air tidak terlalu banyak agar larutan tetap kental dan mudah mengikat partikel kotoran. Larutan yang terlalu encer akan sulit bekerja maksimal saat dicampurkan ke dalam minyak goreng bekas. Sesuaikan jumlah larutan dengan banyaknya minyak yang akan dijernihkan agar hasilnya lebih optimal.

Setelah larutan siap, sisihkan terlebih dahulu sebelum dicampurkan ke dalam minyak goreng bekas yang akan dijernihkan. Pastikan wadah yang dipakai dalam keadaan bersih dan kering agar proses penjernihan minyak berjalan maksimal. Kebersihan alat turut memengaruhi hasil akhir minyak setelah melalui proses penjernihan dengan tepung kanji.

Panaskan Minyak dan Masukkan Larutan

Tuang minyak goreng bekas ke dalam wajan, lalu panaskan menggunakan api kecil agar minyak tidak cepat gosong. Setelah minyak terasa hangat, masukkan larutan tepung kanji sedikit demi sedikit sambil terus diaduk perlahan. Lakukan proses ini dengan sabar agar larutan tercampur merata ke seluruh bagian minyak.

Aduk campuran minyak dan larutan tepung kanji hingga benar-benar menyatu dan tidak ada bagian yang terpisah. Proses pengadukan ini membantu larutan menyebar rata serta mengikat kotoran yang masih tercampur di dalam minyak goreng bekas. Lakukan secara perlahan agar minyak tidak tumpah atau terciprat keluar wajan.

Matikan api setelah larutan tercampur rata dengan minyak goreng bekas di dalam wajan. Biarkan minyak dalam keadaan tertutup selama beberapa saat agar suhunya mulai turun secara perlahan. Tahap ini penting dilakukan sebelum minyak masuk ke proses pengendapan dan penyaringan berikutnya.

Diamkan dan Saring Minyak

Diamkan minyak yang sudah dicampur larutan tepung kanji selama semalaman penuh di tempat yang aman. Proses pendiaman ini memberi waktu bagi kotoran untuk mengendap ke dasar wadah secara sempurna. Semakin lama didiamkan, hasil minyak yang didapatkan nantinya akan semakin jernih dan bersih.

Setelah didiamkan semalaman, kotoran akan terlihat mengendap di bagian bawah wadah secara jelas. Sementara itu, minyak di bagian atas akan terlihat lebih jernih dibanding sebelum proses penjernihan dilakukan. Pisahkan minyak secara perlahan dan hati-hati agar endapan kotoran tidak ikut terangkat ke atas.

Saring minyak menggunakan kain bersih atau saringan halus untuk memastikan tidak ada sisa endapan yang tertinggal. Proses penyaringan ini penting agar minyak benar-benar bersih dari partikel kotoran sebelum digunakan kembali. Minyak goreng bekas pun siap dipakai lagi untuk memasak berbagai macam makanan.

Berapa Kali Minyak Goreng Bisa Dipakai Ulang?

Minyak goreng bekas sebaiknya tidak dipakai lebih dari dua hingga tiga kali pemakaian secara berturut-turut. Semakin sering dipanaskan, minyak akan membentuk lemak trans dan senyawa oksidan yang berisiko bagi kesehatan jika terus dikonsumsi dalam jangka panjang. Batas ini penting diperhatikan meski minyak terlihat masih jernih setelah dipakai.

Jenis makanan yang digoreng juga ikut memengaruhi daya tahan minyak goreng bekas setelah dipakai. Minyak yang dipakai menggoreng bahan berlapis tepung cenderung lebih cepat keruh dibanding minyak untuk menggoreng bahan lain. Kondisi ini membuat masa pakai minyak menjadi lebih pendek dan perlu lebih cepat diganti.

Tanda-Tanda Minyak Goreng Bekas Tidak Layak Dipakai

Selain menghitung jumlah pemakaian, kondisi fisik minyak juga perlu diperhatikan sebelum dipakai kembali untuk memasak. Beberapa tanda fisik bisa menjadi panduan sederhana untuk menilai apakah minyak goreng bekas masih layak digunakan atau harus dibuang. Berikut beberapa tanda yang perlu diwaspadai sebelum memakai kembali minyak goreng bekas di rumah.

Warna Berubah Gelap

Minyak yang berubah warna menjadi cokelat tua atau kehitaman menandakan sudah banyak mengalami pemanasan berulang. Kondisi ini biasanya diikuti dengan munculnya zat oksidan yang tidak baik untuk kesehatan apabila tetap dikonsumsi.

Muncul Bau Tengik

Bau tidak sedap atau tengik pada minyak menunjukkan proses oksidasi sudah terjadi. Minyak dengan bau seperti ini sebaiknya tidak dipakai lagi karena dapat memengaruhi rasa makanan yang digoreng.

Minyak Berbusa Saat Dipanaskan

Munculnya busa berlebih ketika minyak dipanaskan menjadi tanda minyak sudah mengalami kerusakan. Busa ini terbentuk akibat penumpukan partikel sisa makanan yang telah menyatu dengan minyak.

Minyak Mengental

Tekstur minyak yang berubah menjadi lebih kental dari biasanya menandakan struktur minyak sudah rusak. Minyak dengan kondisi seperti ini sebaiknya tidak dipakai kembali untuk menggoreng.

Asap Berlebih Saat Menggoreng

Minyak yang menghasilkan asap banyak meski dipanaskan dengan suhu rendah menunjukkan titik didihnya sudah menurun. Kondisi ini biasa terjadi pada minyak yang sudah dipakai berkali-kali.

Pertanyaan Seputar Trik Menjernihkan Minyak Goreng Bekas

Apakah tepung kanji aman digunakan untuk menjernihkan minyak goreng?

Tepung kanji aman dipakai karena berfungsi mengikat partikel kotoran yang tercampur di dalam minyak goreng bekas. Bahan ini juga mudah didapat di dapur dan harganya terjangkau, sehingga sering menjadi pilihan utama untuk menjernihkan minyak goreng bekas secara alami tanpa bahan kimia tambahan.

Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menjernihkan minyak dengan tepung kanji?

Proses penjernihan membutuhkan waktu semalaman penuh agar kotoran bisa mengendap sempurna ke dasar wadah yang digunakan. Semakin lama minyak didiamkan, hasil akhir yang didapat akan semakin jernih dan bebas dari partikel kotoran yang masih tercampur di dalamnya setelah proses penyaringan selesai dilakukan.

Apakah minyak goreng yang sudah dijernihkan tetap aman dikonsumsi?

Minyak yang sudah dijernihkan tetap perlu diperhatikan jumlah pemakaiannya meski terlihat kembali bersih dan jernih seperti semula. Sebaiknya minyak tidak dipakai lebih dari dua hingga tiga kali agar kandungan senyawa berbahaya di dalamnya tidak menumpuk dan memengaruhi kesehatan tubuh dalam jangka panjang.

Selain tepung kanji, bahan apa lagi yang bisa menjernihkan minyak goreng bekas?

Nasi putih, kulit pisang, dan arang juga sering dipakai untuk menjernihkan minyak goreng bekas di rumah. Masing-masing bahan ini bekerja dengan cara mengikat kotoran yang tercampur di dalam minyak sehingga hasilnya kembali terlihat jernih, bersih, dan bebas dari bau tidak sedap.

Apa yang terjadi jika minyak goreng bekas terus dipakai tanpa dijernihkan?

Minyak yang terus dipakai tanpa dijernihkan akan semakin cepat rusak dan berisiko memicu masalah kesehatan dalam jangka panjang. Warna dan bau minyak juga akan semakin terasa tidak enak jika dibiarkan tanpa proses penjernihan yang dilakukan secara rutin dan tepat dengan benar.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6