Geger Pesta Gay di Karawang, Theatre Night Mart Disegel

Selain dugaan aktivitas LGBT yang viral di medsos, petugas juga menemukan penjualan minuman beralkohol tanpa izin resmi.

Diterbitkan 09 Juni 2026, 06:48 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Karawang menghentikan sementara operasional tempat hiburan malam Karawang Theatre Night Mart. Langkah tersebut diambil setelah beredarnya video yang diduga memperlihatkan pesta gay di lokasi tersebut dan menjadi perhatian publik di media sosial.

Kepala Bidang Penegakan Peraturan Perundang-undangan Daerah Satpol PP Karawang, DA Prasetya, mengatakan penutupan sementara dilakukan setelah petugas menemukan sejumlah dugaan pelanggaran saat melakukan pemeriksaan.

Selain dugaan aktivitas LGBT yang viral di media sosial, petugas juga menemukan adanya penjualan minuman beralkohol yang belum mengantongi izin resmi.

Satpol PP Karawang sebelumnya telah memanggil pihak pengelola untuk memberikan klarifikasi terkait kegiatan yang berlangsung pada Sabtu malam lalu.

"Di antara pelanggaran yang dilakukan pengelola tempat hiburan malam tersebut diduga memfasilitasi pesta gay, sehingga dilakukan penyegelan sementara," tutur Prasetya di Karawang, dikutip Selasa (9/6/2026).

Seperti dilansir Antara, menurut Prasetya bahwa temuan lain yang menjadi dasar tindakan penutupan adalah penjualan minuman beralkohol tanpa izin yang telah beberapa kali mendapat teguran dari pemerintah daerah.

Ia menyebutkan, langkah penyegelan dilakukan sebagai bentuk penegakan aturan sekaligus merespons keresahan masyarakat yang muncul setelah video tersebut beredar luas.

 

Usaha Tak Sesuai Izin

Sementara itu, perwakilan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Karawang, Sandi Susilo, mengatakan aktivitas usaha yang dijalankan tidak sesuai dengan izin yang terdaftar dalam sistem Online Single Submission (OSS).

“Yang beroperasi kemarin itu izin restoran dengan catatan tidak menjual minuman beralkohol. Tapi kenyataannya mereka menjual. Sementara untuk izin minuman alkohol pun belum keluar, akhirnya dilakukan penutupan oleh Satpol PP," jelas Sandi.

Saat ini, Karawang Theatre Night Mart berstatus ditutup sementara sambil menunggu proses pemeriksaan lebih lanjut dan koordinasi antarlembaga terkait.

Di sisi lain, terkait video yang beredar di media sosial, pihak pengelola mengakui bahwa kegiatan yang menjadi sorotan publik tersebut memang berlangsung di lokasi tempat hiburan malam itu.

Manajer Operasional Theatre Night Mart, Tommy Wijaya, mengatakan manajemen sebenarnya telah menerapkan standar operasional prosedur (SOP) bagi seluruh pengunjung yang datang.

Menurut dia, petugas keamanan sempat mengetahui adanya perilaku yang dianggap tidak sesuai dan langsung memberikan teguran kepada pihak yang terlibat.

"Namun teguran itu tidak digubris, hingga akhirnya viral di media sosial. Saya mewakili manajemen meminta maaf dan berjanji tidak ada kejadian seperti itu lagi," kata Tommy.