Taring dan Cakar Beradu Golok, Duel Maut Warga OKU Lawan Beruang di Kebun Karet

Seorang warga tiba-tiba diserang beruang liar saat bekerja di kebun karet. Korban berhasil melakukan perlawanan menggunakan golok yang dibawanya.

Diterbitkan 16 April 2026, 17:58 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

 

Liputan6.com, OKU - Beruang liar menyerang seorang warga Kabupaten Ogran Komering Ulu (OKU), Sumsel, saat sedang berkerja di kebun karet di wilayah Hutan Air Pohal, Desa Rantau Kumpai, Kecamatan Sosoh Buay Rayap, Kamis (16/4/2026). Akibat serangan itu, korban mendapat luka serius di sekujur tubuh.

"Peristiwa ini terjadi siang tadi sekitar pukul 11.10 WIB," kata Kepala Kepolisian Resor Ogan Komering Ulu (OKU) Ajun Komisaris Besar Polisi Endro Aribowo, seperti dikutip dari Antara.

Endro Ari mengatakan, korban bernama Rahmat (55), warga Desa Rantau Kumpai, diserang seekor beruang saat menyadap pohon karet di kebun dekat kawasan Hutan Air Pohal.

Kejadian tersebut bermula ketika Rahmat sedang bekerja di kebun karet miliknya dan tiba-tiba seekor beruang keluar dari semak belukar langsung menyerangnya.

Korban berhasil menyelamatkan diri setelah melakukan perlawanan menggunakan golok yang dibawanya hingga hewan tersebut melarikan diri.

Akibat serangan beruang tersebut, korban mengalami luka robek akibat gigitan pada betis kanan serta luka cakaran pada tangan kiri.

"Korban langsung dibawa ke RSUD Ibnu Sutowo, Baturaja, untuk mendapatkan perawatan intensif," katanya.

Saat ini, pihaknya telah menerjunkan personel ke lokasi kebun karet untuk melakukan penyelidikan di tempat kejadian perkara (TKP).

Petugas juga memberikan imbauan kepada warga sekitar untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kebun agar terhindar dari ancaman hewan buas.

"Kami juga akan berkoordinasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumsel guna mengantisipasi potensi serangan hewan liar serupa di kemudikan hari," ujarnya.