Guru SMK di Situbondo Dianiaya Murid saat Belajar, Pemicunya Tersinggung Ditegur Karena Bikin Gaduh

Guru SMK di Situbondo diduga dianiaya oleh muridnya di ruang kelas XI jurusan teknik sepeda motor.

Diterbitkan 11 April 2026, 21:24 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Guru SMK swasta di Kecamatan Besuki, Situbondo inisial PU (35) diduga dianiaya oleh muridnya di ruang kelas XI jurusan teknik sepeda motor. Guru tersebut mengalami luka lebam di wajahnya.

Peristiwa penganiayaan oleh murid inisial UH kepada gurunya bermula ketika korban sedang mengajar di kelas dan kondisi kelas yang gaduh. Guru tersebut sempat menegur para siswa dan meminta mereka diam.

Diduga tersinggung dengan teguran tersebut, siswa inisial UH maju ke depan kelas dengan dalih meminta izin ke kamar mandi dan saat sudah berada di dekat korban, muridnya itu justru melayangkan pukulan ke arah wajah sang guru.

Polisi menangani dugaan penganiayaan/pemukulan oleh siswa terhadap tenaga pendidik atau guru di salah satu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) swasta pada Jumat.

Guru SMK swasta di Kecamatan Besuki inisial PU menjadi korban dugaan penganiayaan oleh muridnya sendiri saat proses belajar mengajar sedang berlangsung.

Polisi Turun Tangan

Kasat Reskrim Polres Situbondo AKP Agung Hartawan membenarkan telah menerima laporan dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh murid kepada gurunya itu dan saat ini polisi tengah mendalaminya.

"Kami sedang mendalami dan akan memanggil untuk klasifikasi terhadap terlapor. Karena terlapor masih di bawah umur, kami juga perlu berkoordinasi dengan Balai Pemasyarakatan (Bapas) Jember dalam penanganan perkara ini," ucap Agung Hartawan di Situbondo dilansir Antara.