Angka Kecelakaan Mudik Lebaran 2026 Turun Drastis, Korban Jiwa Menyusut Hingga 30 Persen

Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Lampung melaporkan penurunan kecelakaan lalu lintas sebesar 16 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025.

Diterbitkan 30 Maret 2026, 07:54 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Lampung- Angka kecelakaan lalu lintas selama periode arus mudik dan balik Lebaran 2026 di Provinsi Lampung tercatat menurun signifikan. Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Lampung melaporkan penurunan sebesar 16 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025.

Penurunan tersebut terjadi dalam rentang 13 hingga 25 Maret 2026, seiring berlangsungnya mobilitas tinggi masyarakat selama musim mudik hingga arus balik Lebaran.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan, tren serupa juga terjadi secara nasional. Berdasarkan data yang dihimpun, angka kecelakaan lalu lintas di seluruh Indonesia turun sebesar 7,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

“Bahkan angka fatalitas korban meninggal dunia juga menurun, dari 377 menjadi 265 jiwa,” ujar Sigit saat meninjau arus balik di Pelabuhan Bakauheni, Sabtu (28/3/2026).

Menurut dia, capaian tersebut menjadi indikator positif meningkatnya kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas, sekaligus hasil dari sinergi berbagai pihak dalam pengamanan mudik Lebaran.

"Selain itu, penerapan berbagai skema rekayasa lalu lintas dan pola pengamanan juga efektif dalam menekan potensi kecelakaan, terutama di jalur-jalur padat yang dilalui pemudik," jelasnya.

Sigit juga memastikan puncak arus balik Lebaran 2026 secara umum telah terlewati. Hingga saat ini, masih terdapat sekitar 13,7 persen kendaraan yang dalam perjalanan kembali menuju Jakarta.

Penurunan Angka Kecelakaan Berkat Kepatuhan Warga

Sementara itu, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam pengamanan arus mudik dan balik tahun ini. Dia menilai pelaksanaan mudik berlangsung lancar dan terkendali.

“Terima kasih kepada seluruh stakeholder, termasuk Polri, TNI, dan pemerintah daerah, yang telah bekerja keras sehingga arus mudik dan balik berjalan dengan baik,” kata dia.

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal juga menyampaikan apresiasi atas sinergi lintas sektor yang dinilai menjadi kunci keberhasilan pengelolaan arus mudik dan balik, khususnya di Lampung sebagai gerbang utama Pulau Sumatera.

Dia menambahkan, kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas turut berkontribusi terhadap turunnya angka kecelakaan selama periode Lebaran tahun ini.

"Pelabuhan Bakauheni sebagai salah satu titik krusial arus mudik dan balik tetap terpantau terkendali. Sistem pelayanan serta pengaturan lalu lintas di kawasan pelabuhan berjalan optimal, termasuk saat puncak arus balik," katanya.