Arus Balik di Bakauheni Mulai Padat, Pemudik Pejalan Kaki Antre hingga 2 Jam

Arus balik Lebaran di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, mulai menunjukkan peningkatan. Sejumlah pemudik bahkan rela antre hingga 2 jam untuk masuk kapal.

Diterbitkan 26 Maret 2026, 18:54 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Arus balik Lebaran 2026 di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, mulai menunjukkan peningkatan. Sejumlah pemudik dari berbagai daerah di Sumatera tampak mulai memadati area penyeberangan menuju Pulau Jawa sejak Kamis (26/3/2026).

Meski kepadatan mulai terasa, sebagian pemudik mengaku perjalanan menuju pelabuhan masih relatif lancar tanpa hambatan berarti di jalur darat.

Salah satunya Devi, pemudik asal Kotabumi yang hendak kembali ke Serang. Ia menyebut perjalanan menuju Pelabuhan Bakauheni masih cukup mulus.

“Perjalanan tadi cukup lancar, tidak ada macet. Alhamdulillah masih aman,” ujarnya.

Sebagai pemudik pejalan kaki dengan barang bawaan cukup banyak, Devi mengaku tidak memiliki persiapan khusus selain menjaga kondisi fisik selama perjalanan.

“Yang penting kuat saja fisiknya,” katanya.

Hal senada disampaikan Rahmat Kurniawan, pemudik asal Kotabumi yang memilih kembali lebih awal bersama keluarganya. Ia sengaja menghindari potensi lonjakan penumpang pada akhir pekan.

“Kalau Jumat dan Sabtu biasanya lebih padat, jadi kami pulang sekarang biar tidak terlalu ramai,” jelas Rahmat.

Namun demikian, ia mengakui kondisi di pelabuhan mulai dipadati penumpang. Bahkan, ia sempat menunggu hampir dua jam karena kapal belum tersedia saat tiba di lokasi.

“Tadi harus menunggu hampir dua jam karena kapalnya belum ada,” ungkapnya.

Rahmat juga menyebut perjalanan menggunakan bus menuju pelabuhan terpantau cukup ramai, menandakan arus balik mulai bergerak signifikan.

 

Kondisi Ramai

Pemudik lainnya, Sahrul yang akan kembali ke Kepulauan Seribu, Jakarta Utara, menilai kondisi arus balik tahun ini lebih nyaman dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Sekarang lebih enak, tidak seperti tahun-tahun kemarin,” katanya.

Sahrul menempuh perjalanan dari Kotabumi menggunakan jasa travel. Ia mengaku kondisi kendaraan cukup padat, sementara setibanya di pelabuhan harus menunggu lebih dari satu jam.

Meski terjadi antrean, para pemudik menilai situasi di Pelabuhan Bakauheni masih tergolong terkendali dan belum memasuki puncak kepadatan arus balik Lebaran 2026.