Penumpang Angkutan Lebaran 2026 Meningkat, Wisatawan ke Bandung Diprediksi Capai 400 Ribu Orang

Pemkot Bandung mencatat adanya peningkatan jumlah penumpang angkutan Lebaran tahun 2026 dibandingkan tahun lalu.

Diterbitkan 15 Maret 2026, 16:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Peningkatan jumlah penumpang angkutan Lebaran tahun 2026 terjadi dibandingkan tahun lalu. Hal itu seperti yang dicatat oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung, Jawa Barat (Jabar).

Selain itu, jumlah wisatawan yang akan datang ke Kota Bandung pada musim libur lebaran ditaksir mencapai 400 ribu orang.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung Rasdian Setiadi mengatakan, kenaikan jumlah penumpang diperkirakan mencapai sekitar 10 hingga 15 persen. Prediksi tersebut didasarkan pada tren pergerakan penumpang pada tahun-tahun sebelumnya.

"Kalau untuk tahun ini diperkirakan ada kenaikan penumpang sekitar 10 sampai 15 persen dibandingkan tahun sebelumnya," ujar Rasdian, Jumat 13 Maret 2026.

Ia menjelaskan, Dishub melakukan perbandingan data dari tahun-tahun sebelumnya untuk memproyeksikan pergerakan penumpang. Rasdian menyebut, tren kenaikan mobilitas masyarakat biasanya terjadi setiap periode mudik Lebaran.

"Kita membandingkan dengan data tahun sebelumnya, baik 2024 maupun 2025, dan terlihat ada tren kenaikan," kata dia.

Menurut Rasdian, selain peningkatan jumlah penumpang, jumlah armada bus yang beroperasi juga diperkirakan meningkat. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang selama masa mudik.

"Jumlah kendaraan bus juga ada sedikit peningkatan untuk melayani penumpang selama masa Lebaran," papar dia.

 

Dishub Siapkan Berbagai Fasilitas Pendukung

Rasdian mengatakan, Dishub juga menyiapkan berbagai fasilitas pendukung di terminal untuk meningkatkan kenyamanan penumpang. Fasilitas tersebut, lanjut dia, meliputi ruang tunggu, fasilitas kesehatan hingga layanan kebersihan.

"Kita juga menyiapkan berbagai fasilitas pendukung di terminal seperti ruang tunggu, layanan kesehatan dan kebersihan," kata Rasdian.

Selain itu, menurut dia, Dishub juga berkoordinasi dengan sejumlah instansi terkait untuk memastikan layanan transportasi berjalan optimal. Koordinasi ini dilakukan agar penyelenggaraan angkutan Lebaran dapat berjalan lancar.

"Koordinasi kita lakukan dengan berbagai pihak agar penyelenggaraan angkutan Lebaran ini bisa berjalan dengan aman dan lancar," terang Rasdian.

 

Jumlah Wisatawan

Sementara itu, Rasdian menyebut, berdasarkan proyeksi, jumlah pengunjung ke Kota Bandung selama libur Lebaran 2026 diperkirakan mencapai sekitar 400.000 hingga 420.000 orang.

Karena itu, kata dia, Dishub mengimbau masyarakat agar merencanakan perjalanan dengan baik serta mematuhi arahan petugas di lapangan.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tertib berlalu lintas dan mengikuti arahan petugas agar perjalanan selama libur Lebaran tetap aman dan nyaman," ucap Rasdian.

Menurut dia, kepadatan lalu lintas diperkirakan terjadi di sejumlah ruas jalan utama serta jalur menuju kawasan wisata di Kota Bandung.

"Potensi kemacetan tentu kita antisipasi, terutama sebelum hari H, pada hari H, dan setelah Lebaran. Karena biasanya mobilitas masyarakat meningkat cukup signifikan," papar Rasdian.

Ia menjelaskan, Dishub telah menempatkan petugas pengatur lalu lintas di berbagai simpang strategis untuk mengurai kepadatan kendaraan selama periode mudik dan arus balik.

Selain itu, pengawasan juga difokuskan pada jalur wisata yang biasanya dipadati pengunjung, khususnya di kawasan Bandung Utara dan Selatan.

"Jalur wisata seperti arah Dago, Ledeng, dan jalur menuju Lembang menjadi perhatian karena biasanya mengalami lonjakan kendaraan," kata Rasdian.

Selain kawasan Bandung Utara, Dishub juga mengantisipasi kepadatan kendaraan menuju kawasan wisata Bandung Selatan seperti Ciwidey.

Untuk mengurai potensi kemacetan tersebut, Dishub menyiapkan 36 titik lokasi pengaturan lalu lintas yang dijaga oleh petugas secara bergantian selama masa Angkutan Lebaran.

"Petugas akan bekerja dalam dua sif setiap harinya, yakni pada pagi hingga siang hari serta siang hingga malam hari," jelas Rasdian.