Hujan Ekstrem Mengintai Sejumlah Wilayah Bali

BBMKG Wilayah III Denpasar, mengeluarkan peringatan dini hujan intensitas sedang hingga ekstrem di Bali pada 24–26 Februari 2026.

Diterbitkan 24 Februari 2026, 14:33 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

 

 

Liputan6.com, Jakarta - Hujan dengan intensitas sedang hingga ekstrem diprakirakan melanda wilayah Bali pada 24–26 Februari 2026. Status peringatan dini yang dikeluarkan bervariasi di tiap daerah, mulai dari waspada, siaga, hingga awas.

Pernyataan itu disampaikan oleh Prakirawan Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar, Putu Agus Dedy Permana, yang memaparkan klasifikasi tingkat intensitas hujan di Bali sebagai berikut:

  • Level waspada yaitu hujan intensitas sedang-lebat
  • Level siaga untuk hujan lebat-sangat lebat
  • Level awas dengan hujan sangat lebat hingga ekstrem.

Menurut Putu Agus, pada Selasa (24/2/2026), Kabupaten Badung, Tabanan, Gianyar, Klungkung, dan Karangasem, serta Kota Denpasar, diprakirakan akan dilanda hujan dengan level peringatan awas. Sementara untuk level siaga diprakirakan terjadi di Jembrana, Bangli, dan Buleleng.

Adapun, angin kencang diprakirakan juga terjadi di Denpasar, Badung, Buleleng, Karangasem, Klungkung, dan Gianyar.

Putu Agus juga menjelaskan, cuaca pada Rabu 25 Februari 2026, seperti dilansir dari Antara, level peringatan waspada diprakirakan terjadi di Bangli, Buleleng, Jembrana, dan Karangasem. Sementara level siaga diprakirakan terjadi di Badung, Denpasar, Tabanan, Gianyar, dan Klungkung.

Peringatan dini angin kencang diprakirakan terjadi di Denpasar, Badung, Buleleng, Karangasem, Klungkung dan Gianyar.

Untuk hari Kamis 26 Februari 2026, level peringatan waspada diprakirakan terjadi di Karangasem, Bangli, Buleleng, Gianyar, Klungkung, Jembrana. Sedangkan level siaga diprakirakan terjadi di Badung, Denpasar, dan Tabanan.

Peringatan dini angin kencang di Denpasar, Badung, Buleleng, Karangasem, Klungkung dan Gianyar.

Disebutkan pula, kecepatan angin pada 24-25 Februari diprakirakan hingga 45 kilometer per jam, dengan ketinggian gelombang laut diperkirakan empat meter di perairan selatan Bali pada Selasa ini dan tiga meter pada Rabu 25 Februari 2026.

Untuk prakiraan cuaca di sejumlah tempat wisata di Nusa Dua, Kuta, Tanah Lot, Sanur, Ubud, Bedugul, Kintamani, dan Besakih, pada Rabu 25 Februari 2026, diprakirakan seluruhnya hujan dan pada malam hari diprakirakan hujan petir di Nusa Dua, Kuta, dan Sanur.

 

 

Pohon Tumbang

Di lain sisi,  Kepala Seksi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya mengatakan, pohon tumbang akibat diterjang angin dan hujan deras yang melanda sejumlah wilayah Denpasar dan Badung, Selasa (24/2/2026).

Dia menyebut pohon perindang jenis suar tumbang dan melintang di badan jalan depan KFC, Jalan Sunset Road, Seminyak, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung pada Selasa (24/2/2026) sekitar pukul 02.50 Wita, sempat menutup akses jalan raya dan mengganggu arus lalu lintas.

"Pohon berdiameter kurang lebih 50 cm dengan tinggi sekitar 15 meter itu roboh saat hujan deras disertai angin kencang melanda kawasan tersebut," kata Adi.

Ujung ranting pohon menimpa satu unit mobil Toyota Avanza Veloz Nopol DK 1391 ADA yang saat itu melintas di lokasi kejadian.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Saat peristiwa terjadi, personel Linmas Seminyak yang sedang melaksanakan patroli melintas di lokasi dan segera menghampiri korban.

Untuk menghindari potensi pohon tumbang susulan, korban kemudian diantar ke Kantor Lurah Seminyak untuk beristirahat dan mengamankan diri.

Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, tumbangnya pohon diduga disebabkan oleh tingginya intensitas hujan yang disertai angin kencang, kondisi tanah yang basah dan labil, serta usia pohon yang sudah tua dengan bagian akar yang mulai rapuh," kata Adi seperti dilansir dari Antara.

Di wilayah Timur Denpasar, Polsek Denpasar Timur bersama BPBD Kota Denpasar bergerak cepat menangani pohon tumbang jenis matoa dengan panjang kurang lebih 10 meter dan diameter sekitar 30 cm di depan Setra Desa Adat Kesiman, Jl. Waribang, Kesiman Petilan.

Akibat kejadian tersebut, akses Jalan Waribang sempat tertutup setengah badan jalan sehingga menyebabkan arus lalu lintas tersendat. Beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut.

Selain itu, senderan pondasi pagar rumah dilaporkan jebol di Jl. Siulan Gang Lely, Desa Penatih Dangin Puri. Dampaknya, terjadi genangan air setinggi kurang lebih 10 cm di sekitar gang tersebut.

Di lokasi lain, banjir juga terjadi di Jl. Kecubung Gang Sedap Malam, Desa Sumerta Kaja, yang mengakibatkan beberapa rumah warga terendam air setinggi kurang lebih 50 cm.