Viral Serpihan Diduga Pesawat ATR 400 Ditemukan di Puncak Gunung Bulusaraung, Tim SAR Lakukan Pengecekan

Kepala Seksi Operasi Basarnas, Andi Sultan, mengatakan laporan awal diterima sekitar pukul 16.33 WITA dari potensi SAR dan masyarakat.

OlehFauzan
Diterbitkan 17 Januari 2026, 20:27 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Sebuah video yang memperlihatkan dugaan serpihan puing pesawat ATR 400 di sekitar puncak Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, beredar luas dan viral di media sosial.

Menerima informasi tersebut, Tim SAR Gabungan langsung menindaklanjuti temuan dan mengerahkan personel ke lokasi untuk melakukan pengecekan.

Kepala Seksi Operasi Basarnas, Andi Sultan, mengatakan laporan awal diterima sekitar pukul 16.33 WITA dari potensi SAR dan masyarakat. Seorang pendaki dilaporkan menemukan beberapa serpihan di kawasan puncak Gunung Bulusaraung dan mendokumentasikannya dalam bentuk foto serta video.

"Pada pukul 16.33 WITA kami menerima informasi dari potensi SAR bahwa ada pendaki yang menemukan serpihan di Puncak Bulusaraung. Namun sampai saat ini kami belum bisa memastikan apakah serpihan tersebut benar merupakan bagian dari pesawat ATR 400," ujar Andi Sultan kepada wartawan.

Ia menjelaskan, serpihan yang ditemukan berukuran kecil sehingga belum dapat dijadikan dasar untuk memastikan keberadaan pesawat yang dilaporkan hilang kontak. Meski demikian, Tim SAR Gabungan tetap bergerak ke lokasi untuk melakukan pengecekan langsung di lapangan.

"Tim dari Basarnas, TNI, Polri, BPBD, dan Damkar sudah kami kerahkan menuju lokasi. Kami juga menambah personel dari Makassar untuk memperkuat pencarian," jelasnya.

 

Kondisi Cuaca Kurang Bersahabat

Menurut Andi Sultan, proses menuju lokasi temuan tidak mudah. Perjalanan dari posko menuju kawasan Gunung Bulusaraung diperkirakan memakan waktu sekitar 2,5 jam, sementara pendakian dari kaki gunung ke puncak membutuhkan waktu tambahan sekitar 3 jam. Kondisi cuaca yang kurang bersahabat, berupa hujan dan jarak pandang terbatas, menjadi kendala utama.

"Hingga saat ini belum ada puing pesawat yang bisa dipastikan secara visual. Informasi yang kami terima masih berupa foto dan video dari jarak jauh," katanya.

Ia juga menambahkan bahwa pendaki yang menemukan serpihan belum dimintai keterangan secara langsung. Namun serpihan tersebut disebut telah diserahkan kepada kepala dusun setempat.

"Serpihan yang dibawa ukurannya kecil, ada juga kertas. Itu masih perlu diverifikasi lebih lanjut," ungkapnya.

 

Perluas Area Pencarian

Seiring dengan laporan temuan tersebut, Tim SAR Gabungan mempertimbangkan perluasan area pencarian di sekitar Puncak Bulusaraung. Sekitar 200 personel dikerahkan dalam operasi ini dengan dukungan unsur TNI.

“Kami juga berencana membuka posko tambahan di wilayah Balocci untuk mendukung perluasan pencarian,” pungkas Andi Sultan.