Gunung Ili Lewotolok di Lembata Erupsi Lagi, Semburkan Abu 500 Meter

Pengunjung diminta tidak memasuki kawasan seusai radius 2 kilometer dari pusat aktivitas Gunung Ili Lewotolok.

Diterbitkan 07 Januari 2026, 20:25 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Gunung Ili Lewotolok di Kabupaten Lembata, NTT, kembali mengalami erupsi, Rabu (7/1/2026) petang. Ketinggian kolom abu 500 meter di atas puncak kawah.

Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Ili Lewotolok melaporkan gunung api berstatus Level II (Waspada) berketinggian 1.455 meter di atas permukaan laut (MDPL) itu erupsi pada pukul 18.02 Wita.

"Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang condong ke arah timur," demikian laporan pengamat PGA Ili Lewotolok.

Dalam erupsi terjadi, alat seismogram merekam amplitudo maksimum 17.5 mm dengan durasi kurang lebih 1 menit 14 detik.

 

Imbuan untuk Warga

PGA Ili Lewotolok mengimbau warga ataupun pengunjung agar tidak memasuki kawasan seusai radius 2 kilometer dari pusat aktivitas gunung.

Warga diminta mewaspadai ancaman bahaya guguran atau longsoran lava hingga awan panas pada sektor selatan dan tenggara, sektor barat, serta sektor timur laut G. Ili Lewotolok.

"Jangan panik jika mendengar suara gemuruh atau dentuman dari kawah Ili Lewotolok, karena suara tersebut merupakan ciri aktivitas gunungapi yang sedang dalam fase erupsi," ucapnya dalam laporan yang sama.

Pemerintah daerah dan masyarakat senantiasa berkoordinasi dengan PGA Ili Lewotolok di Desa Laranwutun, Kecamatan Ile Ape atau Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi atau Badan Geologi di Bandung untuk mendapatkan informasi terkait aktivitasnya.