Sulitnya Pencarian Pelatih Valencia Tenggelam di Labuan Bajo, Penyelam Asing hingga Alat Canggih Dikerahkan

Hingga kini, korban yang merupakan pelatih Timnas B Sepak Bola Wanita Valencia CF, Martin Carreras Fernando, bersama dua anaknya masih hilang.

Diterbitkan 30 Desember 2025, 10:53 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Pencarian korban kapal tenggelamnya kapal KM Putri Sakinah terus diperkuat dengan menerjunkan penyelam profesional warga negara asing (WNA) di Pulau Padar, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur. Hingga kini, korban yang merupakan pelatih Timnas B Sepak Bola Wanita Valencia CF, Martin Carreras Fernando, bersama dua anaknya masih hilang.

Kepala SAR Maumere Fathur Rahman mengatakan, penyelam warga negara asing (WNA) tersebut tergabung dalam komunitas Dive Operators Collaboration Komodo (DOCK) yang berbasis di Labuan Bajo.

Selain DOCK, operasi pencarian bawah laut juga melibatkan Penyelam Profesional Komodo (P3Kom) serta Gabungan Usaha Wisata Bahari dan Tirta Indonesia (Gahawisri).

Untuk memaksimalkan pencarian, Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) menambah peralatan canggih berupa drone bawah laut dan sistem sonar yang mampu mendeteksi logam hingga radius 200 meter.

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Labuan Bajo Stephanus Risdiyanto mengatakan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengerahkan empat kapal guna mendukung operasi SAR.

Kapal yang dikerahkan antara lain Kapal Negara Patroli (KNP) Grantin, Speed Patroli KSOP, RBB KSOP, serta RIB KPLP. Kapal-kapal tersebut juga membawa logistik bagi tim SAR gabungan yang menetap di Pulau Padar selama proses pencarian.

‎“Pengerahan kapal dan personel ini untuk memperkuat tim SAR gabungan yang sudah berada di lokasi sejak dua hari terakhir,” ujar Stephanus.

Pelatih Valencia FC dan Keluarganya jadi Korban

Kapal pinisi KM Putri Sakinah yang ditumpangi Martin bersama istri dan empat anaknya tenggelam akibat diterjang gelombang di Selat Pulau Padar pada Jumat (26/12) malam.

‎Dalam insiden tersebut, tujuh orang berhasil diselamatkan, termasuk istri Martin, Mar Martinez Ortuno, serta satu anak perempuannya, Ortuno Andrea. ‎ ‎

Sementara, korban masih dinyatakan hilang hingga kini yakni Martin Carreras Fernando, serta dua anaknya Martin Garcia Mateo dan Martinez Ortuno Enriquejavier. ‎

Satu anak yang dilaporkan hilang telah ditemukan meninggal dunia pada Senin (29/12) pagi, tidak jauh dari lokasi tenggelamnya kapal.

Tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian intensif dengan memfokuskan area perairan dan pesisir pulau-pulau di sekitar Pulau Padar, meliputi Pulau Serai, Pulau Pengah, Pulau Papagarang, Pulau Siaba Besar, hingga perairan utara Pulau Kanawa.