Polisi Selidiki Dugaan Mesum di Mobil Ambulans, Sopir dan Guru Honorer Belum Berani Pulang

Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Bulukumba mulai menyelidiki dugaan perzinaan yang dilakukan oleh sopir ambulans berinisial RY dengan seorang guru honorer perempuan berinisial RN.

OlehFauzan
Diperbarui 17 September 2025, 20:37 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Bulukumba mulai menyelidiki dugaan perzinaan yang dilakukan oleh sopir ambulans berinisial RY dengan seorang guru honorer perempuan berinisial RN. Dalam waktu dekat, penyidik akan memanggil sejumlah pihak untuk diperiksa.

Kejadian itu sempat membuat heboh warga kawasan Lotong-Lotong, Kelurahan Benjala, Kecamatan Bontobahari, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, Sabtu (13/09/2025) malam. Pasalnya, RY digerebek oleh istrinya sendiri, ER, saat tengah berduaan dengan RN di dalam mobil ambulans.

Kapolres Bulukumba AKBP Restu Wijayanto, menjelaskan bahwa ER telah melayangkan laporan resmi ke Polres Bulukumba, Minggu (14/09/2025). Laporan itu pun kini tengah diproses oleh Unit PPA Polres Bulukumba.

“Laporan resmi yang dilaporkan oleh istri terlapor pada Minggu sudah diterima oleh pihak penyidik PPA,” kata Restu, Rabu (17/09/2025).

Restu memastikan bahwa penyidik dalam waktu dekat akan memanggil saksi-saksi yang mengetahui kejadian tersebut. Setelah itu, penyidik akan memanggil pelapor dan terlapor untuk diinterogasi.

“Rencananya akan memanggil pelapor untuk dilakukan pemeriksaan, kemudian memeriksa saksi-saksi, lalu memeriksa terlapor. Hal tersebut sesuai dengan prosedur dan SOP. Komitmen kami akan melakukan proses penyelidikan dan penyidikan sesuai aturan yang berlaku,” ucapnya.

Lebih jauh, Restu menjelaskan bahwa hingga saat ini, sopir ambulans RY dan guru honorer RN masih mengamankan diri di kantor kepolisian. Hal itu dilakukan untuk menghindari amukan massa di sekitar tempat tinggal mereka.

“Saat ini terlapor, yakni suami korban, menitipkan dirinya dalam rangka pengamanan atau keamanan dirinya di Polsek Bontobahari Polres Bulukumba,” jelasnya.

Kapolres Bulukumba pun mengimbau agar masyarakat tidak terbawa emosi dalam menyikapi kejadian tersebut. Ia meminta agar masyarakat mempercayakan penanganan kasus ini kepada pihak kepolisian.

“Kami mengimbau kepada pihak-pihak agar mempercayakan proses yang sedang berjalan di penyidik PPA Polres Bulukumba,” pungkas Restu.

Digerebek dalam Mobil Ambulans

Sebelumnya diberitakan, warga kawasan Lotong-Lotong dibuat heboh pada Sabtu (13/09/2025) malam. Bagaimana tidak, RY digerebek oleh istrinya sendiri karena diduga berbuat mesum di dalam mobil ambulans bersama RN.

Kanit Reskrim Polsek Bontobahari, Aipda Syamsul Bahri, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan, keduanya dilaporkan mesum di dalam mobil ambulans milik Puskesmas Bontobahari oleh ER, istri dari RY.

"Betul, bahwa ada istri gerebek suaminya (diduga mesum di mobil) ambulans Puskesmas Bontobahari. Dia (RY) driver ambulans Puskesmas Bontobahari," kata Syamsul Bahri, Selasa (16/09/2025).

Usai menerima laporan tersebut, Kepolisian pun bergegas ke lokasi kejadian. Hal itu dilakukan untuk menghindari amukan massa, pasalnya istri sopir ambulans tersebut sempat histeris dan menarik perhatian warga sekitar.

"Ini istrinya laki-laki histeris bahwa dia dapati suaminya di mobil (diduga mesum). Itu versinya si istri bahwa ada perbuatan di situ (mesum dalam mobil)," kata Syamsul.

Syamsul mengatakan guru dan sopir ambulans itu pun langsung dibawa ke Mapolsek untuk diperiksa lebih lanjut. Dari hasil interogasi awal, RY dan RN membantah telah berbuat mesum di dalam mobil ambulans milik Puskesmas Bontobahari.

"Setelah kita interogasi, dia bilang tidak ada perbuatan (mesum). Itu versi mereka," jelasnya.

Untuk menjaga hal yang tak diinginkan, keduanya tak diizinkan kembali ke rumah masing-masing. Mereka tetap diamankan di Polsek Bontobahari.

"Kami melihat situasi dan kondisi di TKP masih agak tidak memungkinkan untuk kami kembalikan ke rumahnya ini si pelaku. Makanya sementara kami sempat amankan di sini," pungkasnya.

Dilaporkan Resmi Dugaan Perzinaan

Tak terima dengan pengakuan suaminya, ER, istri sopir ambulans itu membuat laporan resmi di kantor polisi. Laporan tersebut dilayangkan lantaran ia yakin suaminya telah berbuat zina di mobil ambulans.

Syamsul membenarkan bahwa ER telah melaporkan suaminya, RY, atas dugaan perzinaan dengan RN. Pihaknya pun akan berkoordinasi dengan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Bulukumba mengenai laporan tersebut.

"Kami akan komunikasi dengan Kanit PPA bagaimana teknisnya. Apakah dari PPA yang ke sini ambil atau bagaimana," ungkapnya.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Bulukumba, AKP Marala, mengaku telah menerima laporan dugaan perzinaan oknum guru dan sopir ambulans puskesmas tersebut.

"Polres Bulukumba telah menerima laporan polisi korban. Selanjutnya dalam proses," ucap Marala singkat.