Jenazah Diplomat Zetro Leonardo Dimakamkan di TPU Sari Mulya Tangsel

Pantauan di lokasi, petugas TPU sudah menggali liang kubur, yang dipesan oleh keluarga almarhum.

Diperbarui 11 September 2025, 12:25 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta- Jenazah Zetro Leonardo, diplomat muda RI yang tewas ditembak di Peru, akan dimakamkan di TPU Sari Mulya, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), hari ini, Kamis (11/9/2025).

Pantauan di lokasi, petugas TPU sudah menggali liang kubur, yang dipesan oleh keluarga almarhum. Beberapa keluarga almarhum dan awak media pun sudah berada di lokasi TPU.

"Adanya surat dari Kemenlu, surat kematian terkait duta besar kita di Lima, Peru. Kemarin kita diperintahkan untuk mempersiapkan pemakaman," ujar Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kota Tangerang Selatan, Aries Kurniawan, Kamis (11/9/2025).

Pada saat menerima surat tersebut, Aries mengaku langsung mempersiapkan pemakaman TPU Sari Mulya, di Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan.

"Jadi, sudah kita siapkan dari kemarin. Jadi saat ini, untuk lobang pemakamannya sudah siap, kursi, tenda, siap semua. Tinggal tunggu pemakamannya saja," katanya.

Jenazah Zetro Tiba di RI 9 September

Jenazah Zetro Leonardo Purba, tiba di Kargo jenazah Bandara Soekarno-Hatta, untuk diserahkan kepada keluarga besar yang sudah menanti, Selasa (9/9/2025).

Menteri Luar Negeri, Sugiono tak bisa menutupi rasa duka yang mendalam. Saat menyambut peti jenazah stafnya, Sugiono terlihat seperti menahan tangis yang disertai mata yang merah.

"Kami turut berduka, saya dan rekan-rekan yang hadir dari Kementerian Luar Negeri yang merupakan juga keluarga besar, pada hari ini kita sambut rekan kita, pulang ke Tanah Air. Semoga kita semua diberikan kesabaran, ketabahan, kita doakan almarhum berada di samping Tuhan," kata Sugiono.

Zetro Ditembak Tak Jauh dari Rumahnya

Zetro Leonardo Purba ditembak hingga tewas oleh orang tidak dikenal pada Senin (1/9/2025) waktu setempat.

Menurut laporan media setempat, Zetro ditembak tiga kali hanya beberapa meter dari tempat tinggalnya di wilayah Lince, Lima.

Zetro baru tiba di Peru untuk menjalankan tugasnya di KBRI lima bulan yang lalu. Dia sempat bertugas di Konsulat Jenderal RI (KJRI) Melbourne.

Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) Anis Matta menyampaikan bahwa pihaknya akan segera mengevaluasi skema perlindungan bagi para diplomat dan staf yang ditempatkan di luar negeri.