7 Pegawai Freeport Terjebak Longsor Tambang Bawah Tanah, Begini Kondisinya Sekarang

Sebanyak 7 pegawai Freeport dilaporkan terjebak di tambang bawah tanah (underground) di kawasan Grasberg, Tembagapura, Mimika, Papua Tengah. Longsor tambang bawah tanah itu terjadi sejak Senin (8/9) malam.

Diperbarui 09 September 2025, 11:22 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Sebanyak 7 pegawai Freeport dilaporkan terjebak di tambang bawah tanah (underground) di kawasan Grasberg, Tembagapura, Mimika, Papua Tengah. Longsor tambang bawah tanah itu terjadi sejak Senin (8/9) malam. PT Freeport Indonesia (PTFI) masih terus mengupayakan evakuasi 7 pegawai tersebut.

Kapolsek Tembagapura Iptu Firman mengatakan jajarannya masih terus melakukan koordinasi dengan pihak manajemen PTFI untuk segera mengevakuasi tujuh karyawan yang terjebak dalam area tambang bawah tanah tersebut.

"Informasi yang kami terima dari petugas pengamanan internal PT Freeport ada tujuh orang yang terjebak. Kejadiannya sejak tadi malam jam 22.00 WIT. Sejauh ini belum ada laporan korban jiwa, semoga semuanya selamat dan segera dievakuasi," kata Firman.

Kronologi Longsor Tambang Bawah Tanah

Berdasarkan informasi yang dihimpun di Timika, Selasa, peristiwa longsor terjadi di dalam area tambang bawah tanah Grasberg Block Cave (GBC) pada Senin (8/9) malam sekitar pukul 23.21 WIT.

Lokasi itu persis berada di bawah sekitar area tambang terbuka Grasberg yang sudah tidak lagi beroperasi sejak beberapa tahun lalu. Material basah (wetmuck) diduga berasal dari area panel GBC.

 

Ada Fasilitas Darurat

Di dalam area tambang bawah tanah Freeport di kawasan Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, selalu terdapat fasilitas tempat berlindung (chamber) bagi para pekerja jika terjadi situasi yang membahayakan.

Chamber merupakan fasilitas darurat di tambang bawah tanah yang dilengkapi suplai udara bersih, logistik, dan sarana komunikasi untuk menjamin keselamatan pekerja saat terjadi situasi darurat, seperti kebakaran, runtuhan, atau paparan gas beracun.