Ekspresi Polos 2 Bocah Viral Pungut Sisa Kue HUT RI Saat Dapat Hadiah dari Gubernur Sulsel

Usai videonya viral, bocah Syamsul (7) dan Muhammad Aidil (7), yang kedapatan memunguti sisa kue HUT RI di Lapangan Hasanuddin, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, terus menarik perhatian publik.

OlehFauzan
Diperbarui 21 Agustus 2025, 14:16 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Makassar - Usai videonya viral, bocah Syamsul (7) dan Muhammad Aidil (7), yang kedapatan memunguti sisa kue HUT RI di Lapangan Hasanuddin, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, terus menarik perhatian publik.

Beberapa waktu lalu, Kapolres Gowa AKBP Muhammad Aldy Sulaiman bahkan menyempat diri bertemu dengan kedua bocah tersebut. Kini giliran Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman yang mengajak keduanya bertemu.

Orang nomor satu di Sulawesi Selatan itu mengundang langsung Syamsul dan Aidil bersama orang tuanya ke Rumah Jabatan Gubernur pada Rabu (20/8/2025) malam. Dengan wajah polos, pakaian sederhana, dan senyum malu-malu, mereka memasuki ruangan yang jarang disinggahi rakyat kecil.

Momen itu kian hangat ketika sang gubernur menyerahkan hadiah berupa sepeda untuk mereka masing-masing. Syamsul dan Aidil pun terlihat sangat bahagia.

"Apa cita-citanya, Nak?" tanya Andi Sudirman sembari menunduk ke arah Syamsul.

Dengan lirih bocah itu menjawab, "Polisi." Jawaban singkat yang membuat semua yang hadir tersenyum haru.

Andi Sudirman menegaskan, perhatian kepada anak-anak seperti Syamsul dan Aidil adalah tanggung jawab bersama. Menurut dia generasi bangsa harus dipastikan bisa tumbuh dengan sehat dan menggapai cita-cita yang mereka inginkan.

"Mereka adalah generasi emas bangsa. Kita perlu memastikan mereka tumbuh sehat, bersekolah dengan semangat, dan memiliki motivasi meraih cita-cita," ujarnya.

 

Hadiah Sepeda dan Peralatan Sekolah dari Kapolres Gowa

Sebelumnya, Kapolres Gowa AKBP Muhammad Aldy Sulaiman juga mengundang Syamsul dan Muhammad Aidil untuk datang ke Polres Gowa pada Selasa (19/8/2025) malam.

Di ruang kerjanya yang biasanya formal, suasana berubah cair penuh kehangatan. Syamsul dan Aidil disambut hangat, lalu menerima hadiah berupa sepeda, tas berisi seragam baru, buku, serta alat tulis.

"Alhamdulillah, sesuai janji kami, hari ini kami mengundang kedua anak tersebut. Kami menyiapkan hadiah berupa sepeda agar bisa mereka gunakan berangkat ke sekolah. Kalau biasanya jalan kaki, sekarang bisa naik sepeda, lebih cepat dan tidak terlalu lelah," ujar Aldy Sulaiman.

Senyum polos itu semakin merekah ketika keduanya diminta menyebut cita-citanya. Dengan lantang, mereka menjawab ingin menjadi polisi. Sang Kapolres pun mempersilakan Syamsul dan Aidil duduk di kursi kerjanya, seolah memberi gambaran bahwa mimpi itu bukan hal mustahil.

Tak berhenti di situ, Aldy bahkan memberikan koleksi helikopter mini kesayangannya, agar bocah-bocah itu pulang dengan harapan baru, bukan hanya hadiah.

Saat kembali ke rumah, mereka diantar langsung dengan pengawalan Patwal. Selain sepeda dan perlengkapan sekolah, keluarga sederhana itu juga menerima sembako, beras, dan uang tunai. Tangis haru pun pecah di wajah orang tua mereka yang sehari-hari berjualan sayur di pasar.

"Anak adalah generasi emas bangsa. Kita perlu perhatikan agar mereka tumbuh baik, sekolah dengan semangat, dan memiliki motivasi untuk mencapai cita-citanya," pungkas Kapolres.